Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Akan Impor KRL Baru dari Jepang, Bukan Bekas

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 09:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Akan Impor KRL Baru dari Jepang, Bukan Bekas Doc: ANTARA/Dewa Wiguna
Ket. Ilustrasi - Rangkaian KRL Commuter Line.

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah mengimpor tiga trainset kereta rel listrik (KRL) kondisi baru dari Jepang untuk memenuhi kebutuhan peremajaan PT Kereta Commuter Indonesia.

Luhut mengatakan impor KRL kondisi baru itu dilakukan agar tidak melanggar larangan impor barang bekas di atas 20 tahun.

"(Impor) dari Jepang. Jadi kita itu tidak mengimpor barang bekas karena itu melanggar PP, Permendag (Peraturan Menteri Perdagangan) yang tidak boleh impor barang di atas 20 tahun, dan juga (aturan dari Kementerian) Perhubungan," katanya di Jakarta, Jumat (23/6).

Luhut memastikan ditolaknya impor KRL bekas juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun industri di dalam negeri.

Pemerintah sendiri secara tegas menolak opsi impor KRL bekas di tengah upaya untuk mendorong produksi dalam negeri. Impor KRL bekas juga dinilai tidak mendukung pengembangan industri perkeretaapian nasional yang diklaim telah mampu dan mumpuni untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Luhut mengatakan saat ini pemerintah mendorong PT KCI untuk bisa melakukan pengaturan alur rangkaian kereta untuk mencegah kepadatan sebagaimana kekhawatiran banyak pihak.

"Memang ada kemungkinan kekurangan, kecil itu yang mau kita impor yang baru, jangan impor yang bekas. Tiga trainset tadi. Di samping itu, kita siapin lagi penyangga yang lain kalo diperlukan. Nggak ada masalah," katanya.

Kendati memastikan akan mengimpor KRL kondisi baru, Luhut mengaku tidak mengetahui nilainya. Ia hanya memastikan pengajuan impor akan segera mungkin dilakukan walaupun estimasi rangkaian kereta tidak mungkin tiba dalam waktu dekat.

"Nggak bisa (tahun ini). Tapi tidak apa-apa. Selama ini masih oke. Jadi rute yang tidak terlalu padat kita pindahkan kereta apinya ke rute yang padat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Otomotif
Era Mobil Hidrogen Dimulai,...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Mas...

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.