Pantai Koka dan Pulau Pangabatan, Dua Destinasi Unik di Sikka
📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Istimewa
Kabupaten Sikka memiliki kekayaan bahari yang sangat menarik. Pantai Koka yang terbagi dua serta Pulau Pangabatan yang terbentuk dari peristiwa tsunami 1992, menawarkan keindahan serta keunikan tersendiri.
Kabupaten Sikka di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan Ibu Kota Maumere, memiliki kekayaan wisata bahari yang menarik untuk didatangi. Dengan luas mencapai mencapai 7.553,24 kilometer persegi dan dihuni hanya 321,953 jiwa menurut sensus 2020, tempat ini menawarkan ketenangan.
Dari luas keseluruhan Kabupaten Sikka itu 1.614,80 kilometer persegi berupa daratan dan 117,11 kilometer persegi berupa pulau-pulau kecil. Sedangkan luas lautannya sendiri mencapai 5.821,33 kilometer persegi. Itulah mengapa kekayaan bahari cukup menarik di samping wisata pegunungan.
Pulau-pulau untuk wisata bahari di Sikka berada di sebelah utara yaitu di Laut Flores. Ombak di pantai wilayah ini cukup tenang dibandingkan dengan pantai selatan Sikka yang menghadap Laut Sawu yang tinggi.
Sementara pantai andalan di Sikka selatan adalah Pantai Koka. Pantai ini berada di Desa Wolowiro, Kecamatan Paga. Dinamakan demikian karena di seberang pantai ini berdiri kokoh sebuah pulau karang dengan nama Koka yang kokoh diterjang gelombang Laut Sawu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pantai Koka cukup unik karena terbagi dua oleh tanjung atau daratan berupa yang menjorok ke laut. Tanjung ini berupa kombinasi pasir putih dan bukit karang yang menjulang tinggi. Karang ini bisa dipanjat dengan akses anak tangga untuk mendapatkan pemandangan sekitar secara utuh.
Sedangkan di sisi kanan dan kiri tanjung ini membentuk pantai dengan formasi setengah lingkaran. Di sisi barat, bentangan pantai berpasir krem sepanjang sekitar 150 meter, sementara di sisi timur bentangan pasir putih dengan panjang sekitar 100 meter.
Di sekeliling pantai berupa tebing yang mengitari Pantai Koka, dengan dua bukit hijau. Dua bukit kecil hijau yang berada di sebelah timur dinamakan Bukit Ndate Sare, sedangkan yang ada di sebelah barat bernama Bukit Rodja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk menuju Pantai Koka cukup mudah. Dari jalan Trans Flores di desa itu akan dijumpai petunjuk arah ke pantai itu. Dari titik ini perjalanan dilanjutkan melalui jalan sempit melalui hutan dan perkebunan warga berupa tanaman kakao yang menjadi teman perjalanan sekaligus menjadi peneduh.
Jalannya masih cukup terjal berupa tanah dan batu. Dari kondisi ini terlihat bahwa pantai ini belum digarap secara serius untuk destinasi wisata. Maka tidak heran tidak banyak pengunjung yang datang ke Pantai Koka terutama pada hari biasa. Ditambah jaraknya yang mencapai 48,7 kilometer dalam waktu tempuh 1,22 menit dari Maumere, membuat orang semakin enggan.
Namun bagi penyuka kesunyian atau orang-orang kota yang jarang melihat pantai, inilah surga dunia yang sesungguhnya. Di tempat sepi ini kita seperti memiliki pantai pribadi karena jarang orang yang datang. Bagi orang lokal mungkin sudah bosan sehingga dianggap tidak istimewa. Apalagi mereka juga hidup di sepanjang pantai lainnya di Trans Flores selatan.
Di Pantai Koka terdapat banyak ular laut dengan kombinasi warnah putih dan hitam. Beruntungnya ular laut di sini tidak berbahaya seperti di tempat lain. Itulah mengapa masyarakat tidak memusuhi keberadaan mereka.
Ciri khas dari kawasan Pantai Koka memiliki tebing yang mengitari Pantai Koka sangat luas dan berlatar dua bukit hijau. Dua bukit kecil hijau ini bernama Bukit Ndate sare yang ada di bagian timur pantai dan Bukit Rodja pada bagian barat. Ketinggian keduanya sekitar 100 meter.
Tidak jauh dari bibir Pantai Koka ada sebuah batu besar menyerupai kuda. Namanya Watu Jara yang artinya Batu Kuda. Bagian kepalanya terbenam air, sementara bagian ekor tertimbun pasir. Wisatawan umumnya memanfaatkan objek ini untuk berfoto.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!