Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penurunan Inflasi Perlu Diwaspadai

📅 Jumat, 23 Jun 2023, 09:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penurunan Inflasi Perlu Diwaspadai Doc: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY
Ket. PAPARAN HASIL RDG | Gubernur BI Perry Warjiyo (kedua kiri) memberikan keterangan disaksikan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti (kedua kanan) Deputi Gubernur Doni P Joewono dan Deputi Gubernur Juda Agung saat konferensi pers penetapan suku bunga acuan di Jakarta, Kamis (22/6). Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 5,75 persen untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 3 persen plus minus 1 persen pada 2023.

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan laju inflasi berada dalam jalur tepat atau on the track untuk menutu target yang ditetapkan. Meski demikian, tren tersebut perlu diwaspadai mengingat penurunan inflasi bersamaan dengan penurunan permintaan yang diindikasikan oleh pelemahan kinerja industri pengolahan.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, optimistis inflasi indeks harga konsumen (IHK) akan turun ke level 3,2 persen pada akhir 2023 dibanding periode sama tahun sebelumnya atau year-on-year (yoy) atau di bawah capaian pada 2022 sebesar 5,51 persen. Pasalnya, inflasi harga bahan pangan bergejolak atau volatile food kian menurun menjadi ke level 3,28 persen (yoy) pada Mei 2023, setelah pada Juli 2022 mencapai level 11,47 persen (yoy).

"Secara keseluruhan akhir tahun ini inflasi bisa mencapai 3,2 persen (yoy), dengan sudah memperkirakan kondisi El Nino," ujar Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur Bulan Juni 2023, di Jakarta, Kamis (22/6).

Perry mengatakan tekanan inflasi menurun ke dalam sasaran 2-4 persen lebih cepat dari perkiraan. Adapun inflasi IHK pada Mei 2023 tercatat 4 persen (yoy) atau berada di batas atas sasaran 2 persen sampai 4 persen.

Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok. Inflasi inti Mei 2023 tercatat 2,66 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 2,83 persen (yoy) sejalan dengan berakhirnya periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri, menurunnya harga komoditas global, dan rendahnya ekspektasi inflasi.

Kemudian, inflasi kelompok harga pangan bergejolak tercatat 3,28 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 3,74 persen (yoy). Inflasi kelompok harga diatur pemerintah atau administered prices juga turun menjadi 9,52 persen (yoy) dari 10,32 persen (yoy).

Menurunnya inflasi ke dalam sasaran, kata dia, sebagai hasil positif dari konsistensi kebijakan moneter, serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara BI dan pemerintah (pusat dan daerah) dalam Tim Pengendali Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah.

Indikasi Pelemahan

Meski demikian, tren penurunan inflasi dalam beberapa waktu belakangan ini perlu diwaspadai. Di satu sisi, inflasi rendah baik bagi perekonomian karena terjadi penurunan harga barang, namun kondisi tersebut dikhawatirkan menjadi indikasi dari adanya pelambatan kinerja manufaktur akibat dampak pelemahan daya beli.

Peneliti Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, mengatakan jika melihat lebih detail, ada komponen yang memberikan andil inflasi yang cukup tinggi yaitu makanan, minuman, dan tembakau. "Sedangkan barang pakaian dan alas kaki mengalami deflasi secara mtm yang menyiratkan bahaya penurunan permintaan barang tekstil," ungkapnya pada Koran Jakarta, beberapa waktu lalu

Menurut Huda, pemerintah harus hati-hati melihat deflasi ini karena menggambarkan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur juga turun. "PMI turun disebabkan permintaan barang pakaian dan alas kaki yang menurun juga," tandas Huda, beberapa waktu lalu.

Hasil survei S&P Global menunjukkan PMI Manufaktur Indonesia pada Mei 2023 berada di level ekspansi di posisi 50,3. Angka itu di bawah capaian pada April 2022 sebesar 52,7.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.