Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Vaksin Pfizer-BioNTech Efektif Cegah Covid-19 pada Anak

📅 Selasa, 20 Jun 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Vaksin Pfizer-BioNTech Efektif Cegah Covid-19 pada Anak Doc: ERNESTO BENAVIDES / AFP
Ket. Anak-anak berusia lima hingga 11 tahun yang menerima dua dosis vaksin sebelum tertular Covid-19 memiliki kemungkinan 85,3 persen lebih kecil untuk terinfeksi oleh kedua subvarian tersebut.

SINGAPURA - Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan vaksin Pfizer-BioNTech bekerja paling baik dalam melindungi anak-anak dari tertular subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 jika mereka diinokulasi sebelum infeksi Covid-19 pertama mereka.

"Anak-anak berusia lima hingga 11 tahun yang telah menerima dua dosis vaksin sebelum tertular Covid-19 memiliki kemungkinan 85,3 persen lebih kecil untuk terinfeksi oleh kedua subvarian tersebut," kata studi yang dipimpin oleh Kandang Kerbau (KK) Women's and Children's Hospital (KKH).

Dikutip dari The Straits Times, sebagai perbandingan, anak-anak dalam kelompok usia ini yang telah menerima dua dosis vaksin setelah tertular Covid-19 74 persen lebih kecil kemungkinannya untuk tertular oleh subvarian tersebut.

KKH mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menjelaskan kecenderungan anak-anak yang diamati mendapatkan perlindungan yang lebih baik jika mereka divaksinasi sebelum terinfeksi.

Studi yang diterbitkan pada Mei dilakukan berdasarkan hampir 150 ribu anak dan remaja berusia lima hingga 17 tahun yang terinfeksi Covid-19 antara Januari 2020 dan Desember 2022. Studi itu hanya mempelajari efek vaksin Pfizer-BioNTech.

Infeksi Omicron adalah yang paling umum selama periode penelitian, yang dilakukan oleh KKH, Pusat Nasional Penyakit Menular dan Kementerian Kesehatan.

Menambah Perlindungan

Penulis utama dan konsultan senior KKH, Yung Chee Fu mengatakan studi ini menemukan bahwa mendapatkan vaksinasi telah menambah perlindungan terhadap varian Covid-19 untuk anak-anak dan remaja yang telah pulih dari infeksi sebelumnya.

"Pada anak-anak, perlindungan terbaik dicapai di antara mereka yang divaksinasi sebelum infeksi pertama mereka," ujarnya.

Yung, yang berspesialisasi dalam penyakit menular anak, menambahkan temuan tersebut menegaskan kembali poin bahwa orang tua tidak boleh hanya mengandalkan infeksi Covid-19 di masa lalu untuk kekebalan anak-anak mereka terhadap varian Omicron.

Mereka yang berusia 12 hingga 17 tahun yang tertular Covid-19 sebelum divaksinasi memiliki kemungkinan 85,7 persen lebih kecil untuk terinfeksi oleh Omicron BA.4 dan BA.5. Mereka memiliki tingkat kekebalan yang lebih tinggi daripada mereka yang divaksinasi sebelum terinfeksi (82,9 persen lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi).

Vaksin Pfizer-BioNTech juga ditemukan memberikan tingkat kekebalan yang lebih rendah terhadap subvarian Omicron XBB dibandingkan dengan BA.4 dan BA.5. Studi tersebut mengatakan hal ini diharapkan karena perubahan molekuler yang signifikan pada XBB membuatnya lebih mudah menular.

Jenis varian Covid-19 yang sebelumnya menginfeksi seseorang berdampak pada seberapa besar perlindungan yang diberikan vaksin. Mereka yang terinfeksi varian Delta ditemukan memiliki tingkat perlindungan terendah terhadap infeksi BA.4 dan BA.5 berikutnya.

Yung mengatakan penelitian ini relevan langsung dengan penduduk Singapura karena banyak yang sudah tertular Covid-19.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...

Target vokasi nasional 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Target vokasi nasional 2026
Daerah
Pemeriksaan hewan dan pemba...
Advertisement
PBB Laporkan Suhu Dunia Lampaui 1,5 Derajat Celsius, Risiko Bencana dan Ancaman Kesehatan Meningkat

PBB Laporkan Suhu Dunia Lampaui 1,5 Derajat Celsius, Risiko Bencana dan Ancaman Kesehatan Meningkat

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.