Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PGRI Tegaskan Tetap Kuat dan Solid

📅 Selasa, 20 Jun 2023, 14:43 WIB | Oleh:
PGRI Tegaskan Tetap Kuat dan Solid Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Konferensi Pers Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terkait Mosi Tidak Percaya terhadap PGRI, di Jakarta, Minggu (18/6) kemarin.

JAKARTA - Ketua Departemen Kominfo dan Tim Media Suara Guru Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Wijaya Winarya, mengatakan, pihaknya tetap kuat dan solid. Adanya mosi tidak percaya dari beberapa pihak internal PGRI tidak berdampak pada kepercayaan daerah terhadap organisasi serta kepemimpinan Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi.

"PGRI masih tetap setia, solid, dan mendukung kepemimpinan Ketua Umum," ujar Wijaya, dalam keterangannya kepada awak Media, kemarin.

Dia mengatakan, belasan Ketua PGRI Provinsi sudah mengklarifikasi dan menyatakan bahwa nama-nama mereka sudah dicatut sebagai bagian dari yang menyatakan mosi. Daerah yang menyatakan bahwa mereka tidak menjadi bagian mosi dan tetap mendukung kepemimpinan yang sah di antaranya: Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, DKI Jakarta, Jambi, Lampung, Kepulauan Riau, Papua Selatan, Papua Barat Daya, dan Kabupaten Bau-bau Sulawesi Tenggara.

"Sedangkan DIY dan NTT itu bukan dihadiri Ketua dan merupakan pernyataan pribadi," tambahnya.

Wijaya mengungkapkan, mereka yang menyatakan mosi tidak percaya tersebut mendapat reaksi yang negatif dan tuntutan dari pengurus Kabupaten/Kota di wilayahnya. Mosi tersebut tidak melalui forum resmi organisasi yang melibatkan pengurus Kab/Kota.

Dia menambahkan, istilah mosi yang dikeluarkan tidak dikenal dalam organisasi PGRI. Pihaknya menganggap adanya mosi tidak percaya lebih terkait dengan dinamika kontestasi politik menjelang Kongres PGRI ke-XXIII.

"Ini menunjukkan tanda ketidaksabaran dari oknum-oknum yang ingin tampil bersaing dalam suksesi kepemimpinan PGRI," katanya.

Wijaya juga menyinggung pernyataan 9 oknum Pengurus Besar yang menyebut dirinya tim 9 adalah bentuk indisipliner organisasi dan tidak mematuhi mekanisme organisasi yang berlaku. Menurutnya, sebagian besar bagian dari tim 9 adalah mereka yang jarang dan hampir tidak pernah hadir dalam rapat-rapat pleno dan forum-forum kegiatan resmi organisasi.

"Mereka belum menyadari bahwa syahwat yang tidak terkendali dan meledak-ledak keluar ini juga berpotensi menjatuhkan muruah serta memecah belah organisasi," terangnya.

Dia meminta pengurus daerah tetap tenang terkait adanya situasi tersebut. Pengurus harus tetap mematuhi mekanisme organisasi yang berlaku dan segera melakukan langkah konsolidasi menyatukan langkah sikap. "Ini untuk melawan segala manuver kelompok-kelompok yang akan meruntuhkan wibawa organisasi," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.