Blinken: Kunjungan ke Tiongkok untuk 'Menghindari Salah Perhitungan'
📅 Sabtu, 17 Jun 2023, 13:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pada Jumat (16/6), kunjungannya ke Tiongkok bertujuan membuka komunikasi yang lebih baik "dengan mengatasi kesalahan persepsi dan menghindari kesalahan perhitungan".
Persaingan yang ketat membutuhkan diplomasi yang berkelanjutan untuk memastikan bahwa persaingan tidak mengarah ke konfrontasi atau konflik, kata Blinken.
"Itulah yang diharapkan dunia dari Amerika Serikat dan Tiongkok."
Blinken akan mengadakan pembicaraan pada Minggu dan Senin di Beijing.
Rencana kunjungan Blinken ke Beijing pada Februari dijadwal ulang setelah Washington mendeteksi balon mata-mata Tiongkok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tujuan pertama perjalanan ke Tiongkok, kata Blinken dalam konferensi pers, adalah "untuk membangun komunikasi yang terbuka dan berdaya, sehingga kedua negara secara bertanggung jawab mengelola hubungan kita".
Dia mengatakan tujuannya juga untuk memperjelas kepentingan dan nilai AS, dan untuk mengeksplorasi bidang kerja sama yang mungkin, termasuk stabilitas ekonomi global, memerangi perdagangan narkoba, dan masalah iklim dan kesehatan.
Dia menambahkan akan mengangkat masalah warga AS yang ditahan oleh Tiongkok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tiongkok telah menahan sejumlah warga AS atas berbagai tuduhan, termasuk Kai Li, seorang pengusaha yang dituduh menjadi mata-mata pada 2016, dan David Lin, seorang pendeta Amerika yang ditahan sejak 2006.
Blinken berbicara dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan yang sedang berkunjung ke AS.
Balakrishnan mengatakan kawasan Asia mengikuti perkembangan hubungan AS- Tiongkok, menyebutnya sebagai "tantangan abad ini".
"Ini adalah momen yang sangat penting dan kritis, tidak hanya untuk Amerika Serikat dan Tiongkok," katanya.
"Seluruh dunia akan menyaksikan. Jadi kami berharap dan percaya Anda akan mampu mengelola perbedaan," katanya.
Kunjungan tersebut dilakukan saat hubungan antara kedua negara adidaya sangat tegang, terkait isu Taiwan, ambisi Tiongkok memperluas pengaruh politik dan keamanannya di seluruh dunia, dan terkait hubungan ekonomi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!