Tokopedia dan Meta Berkolaborasi Bantu Konversi Penjualan Pelaku Usaha
📅 Kamis, 08 Jun 2023, 20:27 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: istimewa
JAKARTA - Data teranyar Tokopedia menunjukkan, jumlah penjual di Tokopedia sekarang sudah mencapai lebih dari 14 juta. Melalui Tokopedia, belasan juta pelaku usaha ini memasarkan lebih dari 1,8 miliar produk ke masyarakat di 99 persen kecamatan di Indonesia.
Di sisi lain, laporan Meta bersama Bain & Company tahun 2022 menunjukkan Indonesia menjadi negara berpopulasi digital terbesar di Asia Tenggara, dengan 168 juta konsumen digital. Artinya mereka cukup menjadi pasar bagi pelaku usaha.
""Ratusan juta konsumen digital di Indonesia ini merupakan konsumen yang potensial untuk disasar oleh para pelaku bisnis," jelas Vice President of Tokopedia Marketing Solutions, Edwin Chayadi dalam acaraoffline media briefingdi Jakarta Rabu (8/6).
Ia menuturkan, Tokopedia pun berupaya membantu pelaku usaha memaksimalkan bisnis dan menjangkau lebih banyak konsumen lewat solusi pemasaran menyeluruh Tokopedia Marketing Solutions. Kali ini, Tokopedia Marketing Solutions bekerja sama dengan Meta sebuah perusahaan media sosial yang menaungi Facebook dan Instagram dalam pemanfaatan Collaborative Ads.
Pemanfaatan Collaborative Ads, hasil kerja sama Tokopedia dan Meta, memungkinkan pelaku bisnis meningkatkan konversi penjualan di Tokopedia dengan mengiklankan produknya ke pengguna Facebook, Instagram, dan Messenger. Berdasarkan aktivitas platform Tokopedia telah menunjukkan ketertarikan membeli.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kelemahan dari penggunaan Collaborative Ads pada Tokopedia Marketing Solutions pelaku usaha bisa beriklan di media sosial secara lebih strategis untuk menjangkau konsumen yang paling potensial. Iklan mereka akan diarahkan kepada pengguna Facebook, Instagram dan Messenger.
"Mereka yang pernah melihat produk/toko, menambahkan produk ke keranjang belanja, maupun pernah melakukan transaksi di toko mereka di Tokopedia akan menjadi targetnya sehingga sangattargeteddan potensial terkonversi menjadi penjualan," jelas Edwin.
Laporan Meta bersama Bain & Company juga menunjukkan, penetrasi retel daring termasuk e-commerce di Indonesia terus meningkat setiap tahun sebesar 12 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan angka pertumbuhan di India (10 persen) dan Tiongkok (4 persen).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Artinya, e-commerce menjadi salah satu platform belanja pilihan konsumen, sekaligus platform yang potensial bagi para pelaku bisnis di Indonesia bertemu dengan konsumen maupun calon konsumen," jelas Head of Client Solutions Meta Indonesia, Mifza Muzayan.
Laporan yang sama juga menyebutkan, lebih dari 40 persen konsumen digital di Indonesia menjadikan media social baik dengan konten gambar/video maupun aplikasi pesan sebagai kanal utama pada fase Discovery atau mulai mencari/menemukan produk, dan fase Evaluation atau sudah tertarik akan sebuah produk dan sedang melakukan evaluasi seperti membandingkan harga. Sementara itu, 51 persen konsumen digital di Indonesia melakukan transaksi berbelanja (fase Purchase) die-commerce.
"Iklan media sosial menjadi salah satu faktor paling berpengaruh bagi konsumen dalam berbelanjaonlinetermasuk melaluie-commerce.Dengan jumlah pengguna aktif Meta yang tinggi, ini menjadi peluang besar bagi pelaku bisnis untuk menjangkau audiens yang lebih banyak," tambah Mifza.
Ia memaparkan, meta berkolaborasi dengan Tokopedia Marketing Solutions untuk memungkinkan Collaborative Ads dari para penjual di Tokopedia dapat menyasar audiens yang tepat pada waktu yang tepat. Collaborative Ads sendiri adalah solusi pemasaran inovatif dari Meta yang memudahkan pelaku bisnis untuk beriklan di Facebook, Instagram dan Messenger, guna meningkatkan konversi penjualan ke tokonya, termasuk die-commerceTokopedia.
Tingkatkan ROAS
Pemanfaatan Collaborative Ads lewat Tokopedia Marketing Solutions bisa tingkatkan ROAS pelaku bisnis hingga 14x lipat. Lewat kolaborasi dengan Meta, Tokopedia Marketing Solutions membantu pelaku bisnis menargetkan audiens media sosial dengan lebih efektif melalui iklan yang dipersonalisasi, dimana audiens hanya akan melihat iklan produk yang memiliki relevansi tinggi dengan niat belinya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!