Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspadai Pelemahan Inflasi

📅 Rabu, 07 Jun 2023, 09:18 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Waspadai Pelemahan Inflasi Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pemerintah perlu mewaspadai tren penurunan inflasi dalam beberapa waktu belakangan ini. Di satu sisi, inflasi rendah baik bagi perekonomian karena terjadi penurunan harga barang, namun kondisi tersebut dikhawatirkan menjadi indikasi dari adanya pelambatan kinerja manufaktur akibat dampak pelemahan daya beli.

Peneliti Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, mengatakan jika melihat lebih detail, ada komponen yang memberikan andil inflasi yang cukup tinggi, yaitu makanan, minuman, dan tembakau. "Harga daging ayam dan telur ayam menyumbang cukup tinggi karena kenaikan terakhir luar biasa. Sedangkan barang pakaian dan alas kaki mengalami deflasi secara mtm yang menyiratkan bahaya penurunan permintaan barang tekstil," ungkapnya pada Koran Jakarta, Selasa (6/6).

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi pada Mei 2023 tercatat 0,09 persen dari bulan sebelumnya atau month-to-month (mtm), menjadi terendah sejak Januari 2023. "Pasca-Lebaran 2023, tingkat inflasi mulai melemah, bahkan merupakan yang terendah sejak Januari 2023," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam Rilis Perkembangan Indeks Harga Konsumen Mei 2023 di Jakarta, Senin (5/6).

Laju inflasi mulai turun pada Mei 2023 usai Lebaran atau Idul Fitri 2023 yang jatuh pada 22 April 2023. Inflasi bulanan pada Mei 2023 menjadi yang terendah sejak Januari 2023. Pada Januari, inflasi tercatat sebesar 0,34 persen, kemudian turun menjadi 0,16 persen pada Februari. Inflasi meningkat pada Maret menjadi 0,18 dan April menjadi 0,33 persen, hingga akhirnya turun menjadi 0,09 persen pada Mei.

Menurut Huda, pemerintah harus hati-hati melihat deflasi ini karena menggambarkan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur juga turun. "PMI turun disebabkan permintaan barang pakaian dan alas kaki yang menurun juga," tandas Huda.

Hasil survei S&P Global menunjukkan PMI Manufaktur Indonesia pada Mei 2023 berada di level ekspansi di posisi 50,3. Angka itu di bawah capaian pada April 2022 sebesar 52,7.

Jaga Stok

Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Teuku Riefky, mengatakan ini sebetulnya menandakan usaha pemerintah dan Bank Indonesia (BI) dalam mengendalikan inflasi sudah mulai terlihat dampaknya dan bahkan inflasi sekarang sudah di angka 4 persen.

Catatan inflasi ini menandakan sudah kembali ke target range BI. Sejauh ini, tren inflasi relatif berada pada jalur atau on the track menuju target di kisaran 2-4 persen. Bahkan, inflasi sudah melewati fase musiman Ramadan dan Lebaran.

"Ini pertanda bagus sebetulnya untuk perekonomian karena effort atau upaya pemerintah ini sudah menunjukan hasil yang sesuai target," papar Riefky.

Terkait kenaikan harga sejumlah bahan pokok dalam beberapa waktu terakhir, seperti daging ayam, telur, hingga bawang putih, dia meminta pemerintah agar benar-benar jeli melihat faktor pemicunya.

"Harus dilihat apakah masalahnya karena suplainya yang berkurang ataukah distribusinya? Intinya, pemerintah harus menjaga agar stok tetap terjaga, apalagi selama periode menjelang Hari Raya (Idul Adha)," pungkas Riefky.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.