Aturan di Inggris Hambat Ekspor RI
📅 Selasa, 06 Jun 2023, 08:52 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyampaikan keberatan dengan kebijakan terbaru di Inggris terkait lingkungan. Regulasi tersebut berpotensi menghambat ekspor RI ke Inggris.
Hal itu disampaikan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan saat bertemu utusan Perdana Menteri Inggris Bidang Perdagangan, Richard Graham di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag) Jakarta pada Senin (5/6).
Zulkifli menyampaikan Indonesia memperhatikan perkembangan kebijakan lingkungan Inggris. Hal tersebut termasuk peraturan uji tuntas terhadap produk kehutanan dan rancangan kebijakan terkait kebocoran karbon.
"Kebijakan tersebut berpotensi menghambat ekspor Indonesia ke Inggris. Indonesia berharap kebijakan Inggris tidak diskriminatif dan tidak menciptakan hambatan perdagangan," kata Mendag di hadapan utusan Pemerintah Inggris.
Dalam pertemuan itu, Zulkifli optimistis Komite Gabungan Bidang Ekonomi dan Perdagangan (Joint Economic and Trade Committee/ JETCO) antara Indonesia dan Inggris akan dapat mendorong perdagangan kedua negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun JETCO menjadi salah satu upaya dari sekian banyak ruang yang dapat dijajaki kedua negara untuk meningkatkan hubungan dagang dan investasi. "Saya optimistis program kerja sama di bawah JETCO akan meningkatkan perdagangan dan investasi dua arah antara Indonesia dan Inggris," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!