Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rusia Tuding AS Meretas Ribuan Ponsel Apple dalam Plot Spionase

📅 Jumat, 02 Jun 2023, 16:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rusia Tuding AS Meretas Ribuan Ponsel Apple dalam Plot Spionase Doc: CNA/Reuters/Tatyana Makeyeva
Ket. Seorang pelanggan menguji smartphone saat peluncuran penjualan iPhone XS dan XS Max baru di toko reseller Apple "re:Store" di Moskow, Rusia pada 28 September 2018.

MOSKOW - Badan Keamanan Federal Rusia (FSB) mengatakan pada Kamis (1/6), pihaknya telah mengungkap operasi spionase Amerika yang membahayakan ribuan iPhone menggunakan perangkat lunak pengawasan yang canggih.

Lab Kaspersky yang berbasis di Moskow mengatakan lusinan perangkat karyawannya disusupi dalam operasi tersebut.

FSB, penerus utama KGB era Soviet, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ribuan perangkat Apple Inc (AAPL.O) telah terinfeksi, termasuk milik pelanggan domestik Rusia serta diplomat asing yang berbasis di Rusia dan bekas Soviet.

"FSB telah mengungkap tindakan intelijen dari layanan khusus Amerika yang menggunakan perangkat seluler Apple," kata FSB dalam sebuah pernyataan.

FSB mengatakan plot tersebut menunjukkan "kerjasama yang erat" antara Apple dan Badan Keamanan Nasional (NSA), badan AS yang bertanggung jawab atas intelijen dan keamanan kriptografi dan komunikasi.FSB tidak memberikan bukti bahwa Apple bekerja sama dengan, atau mengetahui, kampanye spionase.

Dalam sebuah pernyataan, Apple membantah tuduhan tersebut."Kami tidak pernah bekerja dengan pemerintah mana pun untuk memasukkan backdoor ke produk Apple apa pun dan tidak akan pernah," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

NSA menolak berkomentar.

CEO Kaspersky Eugene Kaspersky mengatakan di Twitter bahwa lusinan telepon karyawannya disusupi dalam operasi tersebut, yang digambarkan perusahaannya sebagai "serangan dunia maya yang sangat kompleks dan ditargetkan secara profesional" yang menargetkan pekerja di "manajemen puncak dan menengah".

Peneliti Kaspersky Igor Kuznetsov mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaannya secara independen menemukan lalu lintas yang tidak normal pada jaringan Wi-Fi perusahaan sekitar awal tahun.Dia mengatakan Kaspersky tidak mengedarkan temuannya ke Tim Tanggap Darurat Komputer Rusia hingga Kamis pagi.

Dia mengatakan tidak dapat mengomentari tuduhan Moskow bahwa orang Amerika bertanggung jawab atas peretasan atau bahwa ribuan orang lainnya telah menjadi target.

"Sangat sulit untuk mengaitkan apa pun dengan siapa pun," katanya.

Dalam sebuah unggahan blog, Kaspersky mengatakan jejak infeksi tertua yang ditemukannya berasal dari tahun 2019. "Pada saat penulisan pada Juni 2023, serangan itu sedang berlangsung," kata perusahaan itu.Ia menambahkan, meskipun stafnya terkena serangan, "kami cukup yakin bahwa Kaspersky bukanlah target utama serangan siber ini."

FSB mengatakan para peretas Amerika telah mengkompromikan diplomat dari Israel, Suriah, Tiongkok, dan anggota NATO dalam kampanye spionase.

Pejabat Israel menolak berkomentar.Perwakilan Tiongkok, Suriah, dan NATO tidak segera dapat memberikan komentar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.