Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Bawang Putih Bergejolak

📅 Rabu, 31 Mei 2023, 05:54 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Harga Bawang Putih Bergejolak Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Gejolak harga bawang putih tak kunjung berakhir. Mei ini, harga bawang putih mencapai rekor tertinggi, melampaui harga rata-rata eceran nasional tertinggi tahun lalu yang tercatat 30.670 rupiah per kilogram (kg) pada April 2022.

Berdasarkan Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 29 Mei 2023, harga rata-rata nasional bawang putih berada di 36.875 rupiah per kg, atau sedikit meningkat dibanding pekan lalu yang berada di posisi 36.340 rupiah per kg.

Menyikapi dinamika stok dan harga bawang putih terkini, Bapanas memastikan terus perkuat kerja sama dan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) guna percepatan proses dan realisasi pengadaan luar negeri salah satu komoditas pangan strategis tersebut. Pengadaan tersebut diperlukan untuk mendorong penambahan pasokan sehingga dapat menjaga stabilitas harga bawang putih di tingkat konsumen.

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, mengakui pihaknya secara intensif terus melakukan komunikasi bersama Kemendag guna membahas progres penerbitan Surat Perizinan Impor (SPI) bawang putih. "Kita terus bersama-sama Kemendag melakukan koordinasi untuk percepatan pengadaan, seluruh dokumen telah disiapkan dan prosesnya tengah berjalan," terangnya di Jakarta, Selasa (30/5).

Adapun regulasi terkait pengadaan dari luar (impor) berkaitan dengan beberapa kementerian/ lembaga. Penerbitan kuota Rencana Impor Produk Hortikultura (RIPH) merupakan kewenangan Kementerian Pertanian. Sementara Surat Perizinan Impor (SPI) merupakan ranah Kementerian Perdagangan. Sedangkan Bapanas melakukan perhitungan ketersediaan dan kebutuhan pangan sebagai dasar perumusan kebijakan dan penetapan kebutuhan impor.

Seperti diketahui, bawang putih merupakan salah satu komoditas pangan yang masih memerlukan tambahan pasokan dari luar negeri untuk memenuhi konsumsi domestik. Untuk itu, kondisi harga komoditas tersebut di dalam negeri tidak terlepas dari pengaruh harga internasional atau di negara asal. Seperti diketahui sebelumnya, harga bawang putih di Tiongkok berada di atas 1.300 dollar AS per ton, hal tersebut yang turut menyebabkan harga di dalam negeri terkerek naik.

Mengenai ketersediaan bawang putih, Arief meminta masyarakat tidak perlu khawatir. Pasalnya, dengan perencanaan yang telah dilakukan, pemerintah melalui Bapanas dan Kementerian/ Lembaga terkait memastikan ketersediaan bawang putih terjaga sepanjang tahun.

Berdasarkan Prognosa Neraca Pangan Nasional Januari-Desember 2023, kebutuhan bawang putih nasional dalam setahun sekitar 652 ribu ton, sedangkan produksi dalam negeri sekitar 18 ribu ton dan stok awal atau carry over dari 2022 adalah 143 ribu ton. "Untuk menutupi kekurangannya maka telah dilakukan perencanaan pengadaan luar negeri, sehingga diperkirakan stok bawang putih nasional pada akhir 2023 tersedia 99 ribu ton," paparnya.

Impor Pangan

Pakar Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, menyoroti kebergantungan impor pangan khususnya bawang putih. Padahal, jika produksi dalam negeri dipacu bisa menjaga stabilitas harga ketika harga di pasar global bergejolak. Bawang putih merupakan komoditas lebih dari 90 persen bersumber dari impor.

Dia menilai kebergantungan impor bawang tak lepas dari cengkeraman negara maju, sehingga perdagangan global itu tak pernah adil. Sebab, tarif impor pangan beberapa komoditas bisa sampai nol persen sehingga membuat produk negara maju selalu membanjiri negara berkembang seperti di Indonesia.

Saat ini, lanjut Dwi, sekitar 90 persen perdagangan pangan global, terang Dwi, dikuasi oleh lima korporasi multinasional yang merupakan milik negara-negara maju. "Mereka mengeruk keuntungan besar dari negara-negara berkembang yang pangannya bergantung pada mereka tanpa disadari negara-negara berkembang," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

57 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.