Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Belajar Budaya Indonesia, Murid TK Footprints International School Kunjungi KBRI Phnom Penh

📅 Senin, 29 Mei 2023, 19:15 WIB | Oleh:
Belajar Budaya Indonesia, Murid TK Footprints International School Kunjungi KBRI Phnom Penh Doc: Dok KBRI Phnom Penh

PHNOM PENH - Pada Jumat (26/5) pagi pekan lalu, ruang serbaguna KBRI Phnom Penh dipenuhi suara angklung dan celotehan riang anak-anak, dari 14 murid (usia 4-5 tahun) Footprints International School (FIS). Para murid TK FIS yang didampingi empat guru ini berkunjung ke KBRI untuk mengenal budaya Indonesia.

Kedatangan mereka ke KBRI disambut oleh KUAI dan staf serta para pengajar Pusat Budaya Indonesia (Pusbudi). KUAI KBRI menyampaikan ucapan selamat datang bagi para guru dan murid FIS, dan tak lupa berinteraksi langsung dengan para siswa seperti menanyakan nama, sarapan apa dan lain-lain.

Para pengajar Pusbudi mengajak siswa FIS untuk memainkan lagu Twinkle Twinkle Little Star dengan angklung, menyanyikan lagu-lagu anak Indonesia yang mudah dipelajari yaitu Topi Saya Bundar dan Kereta Api, dan memainkan gamelan dan kulintang.

Untuk lebih mengenalkan budaya Indonesia, anak-anak dan guru juga mendapatkan kesempatan berfoto dengan mengenakan berbagai baju daerah Indonesia.

"Tujuan kedatangan FIS tersebut adalah sebagai bagian dari program kurikulum FIS sendiri yaitu cultural celebration, sebuah program untuk memperkenalkan budaya-budaya berbagai negara, termasuk Indonesia. Kedatangan mereka ke KBRI adalah agar mereka mengenal dan merasakan secara langsung budaya Indonesia tersebut," ungkap KBRI Phnom Penh seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Senin (29/5)

Kepala Sekolah FIS, Sinan Sezen, yang juga hadir pada kesempatan tersebut, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas penerimaan KBRI yang sangat ramah dan baik. Hal ini merupakan pengalaman yang luar biasa selama mereka mengadakan kegiatan cultural celebration tersebut. Kepala Sekolah juga beberapa kali memuji bangunan KBRI yang indah dan menyatakan bahwa sudah lama berkeinginan untuk berkunjung ke KBRI.

Acara pengenalan budaya Indonesia ini diakhiri dengan membubuhkan stiker bendera dan stempel KBRI di "paspor" masing-masing anak sebagai tanda kenangan-kenangan bahwa mereka telah berkunjung ke KBRI, pembagian kenang-kenangan dari KBRI untuk para siswa dan guru dan foto bersama. I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

17 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.