Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penerima PIP Perlu Keterangan Tidak Mampu

📅 Rabu, 24 Mei 2023, 05:25 WIB | Oleh:
Penerima PIP Perlu Keterangan Tidak Mampu Doc: ANTARA/Walda
Ket. Kegiatan Belajar Mengajar di SMP Bina Insan Mandiri, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (3/1/2023).

JAKARTA - Para pelajar yang akan menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) perlu surat keterangan dari RT dan RW agar program tersebut tepat sasaran. "Bukti yang harus diajukan warga adalah surat rekomendasi dari RT RW dan kelurahan. Isinya menerangkan bahwa yang bersangkutan tidak mampu secara ekonomi," usul anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Merry Hotma, Selasa (23/5).

Hal tersebut untuk memastikan penerima PIP layak untuk dibantu walaupun tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Menurut Merry, sejauh ini, PIP banyak tidak tepat sasaran lantaran tidak berdasarkan DTKS. PadahalDTKSmenjadi acuan Pemprov DKI Jakarta untuk membantu siswa melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Bahkan, dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur afirmasi, syarat untuk masuk ke SMP dan SMA Negeri harus memiliki KJP dan PIP. Hal tersebut, lanjut Merry, membuat pelajar yang tidak memiliki PIP, namun memegang KJP, tetap tidak bisa masuk ke sekolah negeri.

Dengan adanya syarat pengajuan surat keterangan tidak mampu tersebut, Merry berharap seluruh siswa kurang mampu bisa mendapat bantuan dari pemerintah. DPRD telah minta Dinas Pendidikan mengganti PIP sebagai syarat mendaftar sekolah negeri dalam Pergub Nomor 21/2022 tentang Perubahan atas Pergub Nomor 32 tahun 2021. Isinya Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru yang mengatur syarat siswa masuk sekolah negeri lewat jalur PPDB Afirmasi.

Permintaan tersebut ditampung Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Namun hingga kini, Dinas Pendidikan masih mendiskusikannya. Sementara itu, dari Sabtu (20/5) hingga Selasa (23/5), tercatat 198 orang tua murid mendatangi Posko Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Suku Dinas Pendidikan wilayah II Jakarta Selatan di SMAN 70 Jalan Bulungan, Kebayoran Baru.

Salah satu petugas posko PPDB, Fahmi, menuturkan, setiap hari ada 20 hingga 50 calon peserta didik baru dan orang tua datang ke posko. Rata-rata mereka menanyakan cara membuat akun, sebagai syarat pendaftaran. Mereka juga minta bantuan verifikasi data kependudukan seperti NIK, KK, dan domisili.

"Sebenarnya pengecekan bisa dari rumah lewat berkode. Namun karena tidak tahu caranya, maka mereka memilih datang ke posko minta dibantu sekaligus verifikasi," ujar Fahmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kombinasi El Nino Kuat & Monsun Australia! Sulut Terancam Kemarau Ekstrem dan Karhutla Parah!
    Preview komentar:
    Kontak Call Center Resmi Bank Neo? Segera hubungi WhatsApp ...
    Kontak Call Center Resmi Bank Neo? Segera hubungi WhatsApp ...
  • Merubah Ruang Publik Menjadi Panggung Seni dan Budaya
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
  • Bikin Haru! Sukses Pukau Upacara HUT RI, Anak-Anak SDN Cibatok Dihadiahi Liburan ke Taman Safari!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.