Indonesia Negara Maritim, tapi Kekurangan Peneliti Laut Dalam
📅 Selasa, 23 Mei 2023, 13:28 WIB | Oleh: Tim PenulisSosialisasi riset laut dalam sebenarnya pernah dilakukan oleh peneliti PPLD LIPI (kemudian menjadi PRLD BRIN) kepada para siswa SMP dari Raja Ampat, Papua Barat, dan sekitarnya dalam kegiatan Sail Raja Ampat pada 2014. Namun, kegiatan sosialisasi yang dilakukan masih jauh dari memadai, baik dari segi intensitas maupun kualitas.
Pemerintah melalui BRIN membutuhkan kerja sama dengan banyak pihak terkait dan lintas disiplin untuk menyebarkan konten seputar laut dalam yang berkualitas dan mudah dipahami.
Selain tiga langkah di atas, pemerintah juga perlu mengatasi banyak tantangan lainnya terutama infrastruktur dan pendanaan penelitian laut dalam yang terbatas, masih berbelitnya birokrasi terkait perizinan peneliti asing mitra, pemakaian teknologi ataupun peralatan, dan penggunaan data bersama.
Harapannya, peneliti laut dalam bisa lebih banyak dan lebih aktif menyingkap misteri laut dalam di tanah air.![]()
Sebaiknya Anda baca juga:
Yosmina Tapilatu, Researcher, Center for Deep-Sea Research, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!