Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Teleskop Balon Udara untuk Mencari Materi Gelap

📅 Jumat, 19 Mei 2023, 06:10 WIB | Oleh:
Teleskop Balon Udara untuk Mencari Materi Gelap Doc: NASA/Bill Rodman

NASA telah menerbangkan SuperBIT teleskop beresolusi tinggi untuk mencari materi gelap. Teleskop ini berada di bagian atas atmosfer dengan menggunakan balon balon bertekanan super untuk terbang.

Selama beberapa pekan terakhir, sebuah balon besar telah terlihat mengelilingi belahan Bumi selatan di bagian atas atmosfer. Banyak yang menduga balon itu sebagai balon mata-mata yang pernah ditembak jatuh di atas Amerika utara pada Februari 2023.

Balon itu sebenarnya adalah teleskop terbaru NASA yang diberi namaSuper Pressure Balloon Imaging Telescopeatau disingkat SuperBIT. Balon stratosfer dengan sistem balon bertekanan super (super-pressure balloon/SPB) ini memiliki misi untuk mengintip ke dalam kosmos di atasnya untuk mencari materi gelap.

Balon raksasa dengan ukuran lebih lebar dari lapangan sepak bola ini diluncurkan pada 16 April 2023 dari Wanaka, New Zealand. Sejak peluncurannya hingga 12 Mei lalu telah menyelesaikan lebih dari dua revolusi penuh di sekitar belahan Bumi selatan.

"Ini merupakan penerbangan berkelanjutan terpanjang untuk teleskop yang dibawa oleh balon," demikian pernyataan NASA.

"Kami baru beberapa pekan melakukan misi ini dan sejauh ini, balon berada di jalurnya dan berfungsi seperti yang dirancang dan diharapkan," kata Debbie Fairbrother, kepala Kantor Program Balon Ilmiah NASA, pada laman NASA yang diunggah 5 Mei 2023.

Setelah melalui beberapa hari penerbangan pada 6 Mei 2023, fotografer Erwin Enrique Sandoval menangkap gambar tajam SuperBIT sekitar 25 mil atau 40 kilometer di atas Coyhaique di Cile selatan. "Kami bisa melihatnya ketinggian di langit sore," kata Sandoval kepadaspaceweather.com. "Itu sangat luar biasa," imbuh dia.

Menurut NASA tujuan utama dari diterbangkannya SuperBIT adalah untuk mencari bukti materi gelap. Teleskop akan mengambil gambar detail galaksi untuk menemukan tanda-tanda pelensaan gravitasi (gravitational lensing).

Pelensaan gravitasi adalah fenomena di mana cahaya dari galaksi yang jauh diperbesar saat bergerak melalui ruang-waktu yang melengkung secara gravitasi di sekitar galaksi yang lebih dekat. Cara ini diharapkan bisa memberi petunjuk tentang identitas sebenarnya dari materi yang tidak terlihat namun melimpah.

Sebuah studi terbaru yang dirilis 20 April di jurnalNature Astronomymengungkapkan bahwa cahaya dari "cincin Einstein" yang melengkung dapat menjelaskan identitas materi gelap yang sebenarnya. Cincin Einstein, juga dikenal sebagai cincin Einstein-Chwolson atau cincin Chwolson (dinamai dari ilmuwan Orest Chwolson), tercipta ketika cahaya dari galaksi atau bintang melewati objek masif dalam perjalanan ke Bumi.

Karena pelensaan gravitasi, cahaya dialihkan, sehingga seolah-olah datang dari tempat yang berbeda. Jika sumber, lensa, dan pengamat semuanya berada dalam keselarasan yang sempurna, cahaya tampak seperti sebuah cincin.

"Pada ketinggiannya tersebut, SuperBIT berada di atas 99,2 persen atmosfer Bumi. Pada ketinggian ini berarti hanya ada sedikit atau tidak ada udara untuk mengaburkan pandangannya terhadap bintang-bintang. Pada ketinggian ini, teleskop juga dapat menangkap gambar pada siang atau malam hari," menurut situs webSuperBIT.

Mudah Diakses

Para astronom percaya bahwa data yang dikumpulkan oleh SuperBIT memiliki kualitas yang sebanding dengan Teleskop Luar Angkasa Hubble. Teleskop SuperBit untuk melengkapi survei dari observatorium lain seperti Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST), Observatorium Vera C Rubin, dan Teleskop Antariksa Romawi Nancy Grace sebelumnya bernama WFIRST.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.