Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Diminta Audit Sistem Keamanan Siber BSI

📅 Jumat, 19 Mei 2023, 10:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
OJK Diminta Audit Sistem Keamanan Siber BSI Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - DPR RI mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan audit investigasi terhadap kejadian yang menimpa Bank Syariah Indonesia (BSI) beberapa hari lalu. Pemeriksaan terutama terkait dengan gangguan layanan digital transaksi.

Anggota DPR Komisi XI RI Kamrussamad mengatakan serangan siber terhadap BSI beberapa hari lalu berpotensi merugikan nasabah dan bisa menurunkan tingkat kepercayaan nasabah terhadap perbankan nasional. "Kita minta OJK melakukan audit investigasi dengan memeriksa alokasi anggaran pembangunan sistem IT. Apakah sudah dilakukan secara benar-benar dengan kualitas yang baik, dengan SDM yang memadai, sehingga ada jaminan untuk layanan kepada nasabah," tegas Kamrussamad, Rabu (18/5).

Selain itu, dia meminta Kementerian BUMN mengevaluasi kinerja direksi BSI yang dinilai gagal dalam memberikan jaminan keamanan layanan digital. Selain merugikan nasabah, kasus tersebut juga berpotensi mempengaruhi perekonomian nasional.

"Karena tentu ada banyak pelaku usaha yang menggunakan BSI sebagai fungsi intermediasi dalam bertransaksi di berbagai sektor bisnis dan usaha," ujarnya.

Karena itu, kata Kamrussamad, BSI harus terbuka dalam menjelaskan gangguan terhadap sistem layanan mereka dan segera mencari solusi untuk menyelesaikan serangan siber tersebut. "Jangan sampai terjadi transaksi jual beli, artinya memenuhi permintaan hacker, tetapi tidak memperbaiki fundamental sistem layanan. Itu yang berbahaya sekali, sehingga mudah untuk terjadi lagi di masa-masa yang akan datang," pungkasnya.

Untuk mengatasi serangan siber, BSI langsung bergerak cepat dengan menggandeng Badan Sandi Siber Negara (BSSN). Kedua lembaga itu memperkuat sinergi dan koordinasi terkait langkah-langkah penanganan dugaan serangan siber.

Komitmen BSSN

Sebelumnya, Direktur Utama BSI Hery Gunardi bertemu dengan Kepala BSSN Hinsa Siburian. Juru Bicara BSSN Ariandi Putra, mengatakan pihaknya senantiasa berkoordinasi secara intensif dengan BSI untuk memberikan asistensi serta rekomendasi peningkatan keamanan terhadap penyelenggaraan sistem elektronik di BSI.

BSSN dan BSI juga sudah sepakat menyiapkan berbagai langkah bersama untuk meningkatkan keamanan dan ketahanan sistem.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.