Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Krisis Utang AS, Biden Batal ke Australia dan Papua Nugini

📅 Rabu, 17 Mei 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Krisis Utang AS, Biden Batal ke Australia dan Papua Nugini Doc: ANTARA/REUTERS/Carlos Barria
Ket. Presiden AS Joe Biden memberikan pernyataan usai bertemu dengan pemimpin warga Asia-Amerika membahas "serangan dan ancaman yang terjadi terhadap komunitas," saat mampir di Universitas Emory di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, Jumat (19/3/2021).

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tidak akan melakukan perjalanan ke Papua Nugini dan Australia akhir bulan ini seperti direncanakan semula karena kebuntuan dalam negosiasi dengan para pemimpin kongres untuk mengatasi krisis plafon utang, Gedung Putih mengumumkan Selasa (16/5).

Biden masih akan pergi ke Hiroshima, Jepang pada perjalanan pertama, untuk berpartisipasi dalam KTT Kelompok Tujuh (G7) selama tiga hari mulai Jumat (19/5).

Dia akan kembali ke Washington setelah KTT selesai "untuk pertemuan dengan para pemimpin kongres guna memastikan bahwa kongres mengambil tindakan pada tenggat waktu untuk mencegah gagal bayar," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre dalam sebuah pernyataan.

Biden akan menjadi Presiden AS pertama yang mengunjungi negara pulau Pasifik Papua Nugini, diikuti dengan perjalanan ke Sydney untuk pertemuan puncak para pemimpin Quad, yang meliputi Amerika Serikat, Jepang, India, dan Australia.

Dalam panggilan telepon dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada pagi hari, Biden memberi tahu Albanese bahwa dia menunda kunjungan ke Australia dan mengundang Albanese untuk kunjungan kenegaraan resmi ke Amerika Serikat "pada waktu yang akan disepakati oleh tim," kata Jean-Pierre.

Dia mengatakan tim Biden juga "berhubungan dengan" tim Perdana Menteri Papua Nugini James Marape "untuk memberi tahu mereka juga."

Sebelum pengumuman resmi, berita tentang pemendekan perjalanan dilaporkan oleh berbagai media, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. Keputusan itu diambil saat Biden bertemu dengan para pemimpin kongres dari Partai Demokrat dan Republik di Kantor Oval mengenai masalah pagu utang.

Menteri Keuangan Janet Yellen menegaskan kembali pada Senin (15/5) bahwa AS dapat gagal membayar kewajiban utangnya segera setelah 1 Juni jika pertarungan partisan berlarut-larut tanpa penyelesaian.

Biden akan berangkat dari Washington pada Rabu, singgah di Anchorage, Alaska, sebelum tiba di Jepang pada Kamis (18/5), menurut pedoman perjalanan yang diumumkan sebelumnya oleh Gedung Putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.