Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Swadaya Perbaiki Jalan

📅 Senin, 15 Mei 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Swadaya Perbaiki Jalan Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Perbaikan jalan secara swadaya di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/5).

BOGOR - Daripada menanti perbaikan dari mereka yang bertanggung jawab tidak juga datang, akhirnya warga Desa Bojongkoneng, Babakanmadang, Kabupaten Bogor, berinisiatif memperbaiki secara swadaya jalan desa. "Jalan itu sebenarnya jalan desa yang tertera di dalam sertifikat saya. Kemudian, di peta negara juga jalan desa," kata warga yang melakukan perbaikan jalan, Sutrisno Iwantono, Sabtu.

Ia memperbaiki jalan sepanjang 150 meter dan lebar 3 meter yang permukaannya masih tanah berbatu, dengan cara diaspal. Iwantono sengaja mengaspal jalan tersebut agar mempermudah akses kendaraan menuju kebun buah naga miliknya sekitar 8.800 meter. Namun, saat proses perbaikan jalan dilakukan, ada lima orang berpakaian preman mengaku dari PT Sentul City Tbk minta proses perbaikan jalan dihentikan.

"Saya swadaya memperbaiki, tapi tiba-tiba ada orang yang mengaku-ngaku dari sini dari situ. Terus saya minta surat tugasnya, kalau memang dia punya kewenangan memberhentikan. Mereka tidak bisa menunjukkan surat tugas," katanya. Iwantono menjelaskan, sebelum melakukan perbaikan jalan ke pemerintah desa, ditembuskan ke kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Sementara itu, janji Komisi III DPR ditagih warga Desa Bojongkoneng, Babakanmadang, Kabupaten Bogor, terkait penyelesaian polemik sengketa tanah dengan pengembang. "Seolah-olah mimpi itu sudah 90 persen terwujud. Tapi setelah rombongan Komisi III pulang, mimpi itu terkubur bersama kepulangan mereka, tidak ada berita follow-up," kata salah satu warga, Lulusno Dihardjo di Bogor, Minggu.

Pada 17 Maret 2022, rombongan Komisi III DPR dipimpin Adies Kadir mengumpulkan warga yang bersengketa dengan PT Sentul City Tbk di salah satu tempat makan berlokasi di Desa Bojongkoneng. "Janjinya luar biasa, akan membentuk pansus lah. Mereka juga menyebut sudah di luar batas akal sehat dan di luar perikemanusiaan. Janjinya, mereka akan pansuskan dan akan kawal sampai selesai, tapi ya tidak ada," tutur Lulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.