Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelayanan Publik Berbasis Digital di Indonesia Hadapi Tantangan, Apa Solusinya?

📅 Senin, 15 Mei 2023, 10:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelayanan Publik Berbasis Digital di Indonesia Hadapi Tantangan, Apa Solusinya? Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Pemindaian QRIS untuk membayar donasi secara digital.

Bagus Nuari Harmawan, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Anas menargetkan pembukaan 120 mal pelayanan publik digital sepanjang 2023 di seluruh Indonesia. Jumlahnya diharapkan mencapai 411 mal pada 2024.

Hingga Januari 2023, pemerintah telah membuka 103 mal yang tersebar di berbagai wilayah.

Ide ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mereformasi birokrasi untuk mempercepat pemberian layanan publik kepada masyarakat.

Mal pelayanan digital ini memberikan segala layanan administrasi kependudukan, mulai dari pembuatan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak, Akta Kelahiran, hingga Akta Kematian.

Dengan layanan digital ini, pemerintah dapat menghemat 50% waktu pelayanan dan 50% anggaran layanan publik.

Dalam pelaksanaannya, saya sebagai pengajar kajian pemerintahan digital melihat setidaknya ada empat tantangan yang dihadapi pemerintah dalam mewujudkan ide mal pelayanan publik ini.

1. Tantangan infrastruktur

Tantangan pertama pemerintah dalam membangun pelayanan publik berbasis digital adalah infrastruktur digital yang bisa mendukung pelayanan publik yang terintegrasi antardaerah.

Ketersediaan internet cepat merupakan aspek krusial untuk memastikan layanan digital mampu mencapai seluruh pelosok negeri.

Untuk itu, pemerintah harus lebih dulu menyelesaikan masalah infrastruktur. Salah satu contoh yang paling mendesak adalah Pembangunan Serat Optik Terintegrasi (Palapa Ring). Pembangunan serat optik menjadi penting untuk menghadirkan akses layanan internet yang cepat serta dapat diakses dari berbagai penjuru negeri.

Saat ini, pemerintah telah memiliki jejaring Palapa Ring fase pertama sepanjang 12.229 km dan sudah beroperasi sejak 2019.
Total Palapa Ring yang dibutuhkan agar bisa mengintegrasikan seluruh wilayah Indonesia adalah sepanjang 23.300 km di darat dan laut.

2. Literasi warga

Tantangan kedua adalah bahwa pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah terkait dengan literasi digital masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.