Hasil Riset: Takut Kena 'Hukuman' Jadi Alasan Kelompok Rentan Mau Vaksinasi Covid
📅 Senin, 15 Mei 2023, 12:05 WIB | Oleh: Tim PenulisPenelitian ini menemukan bahwa strategi komunikasi risiko dan perubahan perilaku yang didorong oleh enforcement memang berhasil membantu pemerintah dalam mencapai target programnya.
Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk membantu mencapai tujuan komunikasi risiko dalam mendorong pengambilan keputusan berdasarkan pengetahuan (informed decision) untuk perubahan perilaku kesehatan jangka panjang.
Hal ini berpotensi menghentikan penerimaan vaksinasi COVID-19 atau mendorong keengganan masyarakat untuk melakukan vaksinasi booster. Saat ini, baru 37,9% target sasaran vaksinasi yang sudah melakukan booster pertama (dosis ketiga) dan hanya 1,7% yang melakukan booster kedua (dosis keempat). Lebih jauh, strategi ini tidak cukup dalam meningkatkan kesadaran dan ketahanan kesehatan masyarakat untuk menghadapi krisis kesehatan di masa depan.![]()
Citra Indah Lestari, PhD Candidate - Asia Institute, The University of Melbourne; Dwidjo Susilo, Peneliti Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK KMK, Universitas Gadjah Mada , dan Shita Dewi, Peneliti, Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!