Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UEA: Dunia Setuju untuk Menghentikan Emisi Bahan Bakar

📅 Kamis, 11 Mei 2023, 00:00 WIB | Oleh:
UEA: Dunia Setuju untuk Menghentikan Emisi Bahan Bakar Doc: ISTIMEWA
Ket. Menteri Iklim dan Lingkungan Uni Emirat Arab (UEA), Mariam Almheiri, di Washington, AS, Selasa (9/5).

WASHINGTON - Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan pada Selasa (9/5) bahwa negara-negara akan setuju untuk menghentikan emisi bahan bakar -bukan produksi minyak, gas dan batu bara -pada negosiasi perubahan iklim PBB mendatang yang akan menjadi tuan rumah Desember ini.

Komentar tersebut mencerminkan perpecahan yang mendalam antarnegara tentang bagaimana memerangi pemanasan global menjelang pembicaraan COP28.

Seperti dikutip dari Antara, beberapa pemerintah Barat yang kaya dan negara kepulauan yang terkena dampak iklim telah mendorong penghapusan bahan bakar fosil, sementara negara kaya sumber daya telah berkampanye untuk tetap melakukan pengeboran.

Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan UEA, Mariam Almheiri, mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara bahwa penghentian bahan bakar fosil akan merugikan negara-negara yang bergantung pada mereka untuk pendapatan atau tidak dapat dengan mudah menggantinya dengan sumber terbarukan.

Melawan Pemanasan

Dia lebih menyukai penghapusan emisi bahan bakar fosil secara bertahap menggunakan teknologi penangkapan dan penyimpanan sambil meningkatkan energi terbarukan, dengan mengatakan bahwa strategi ini memungkinkan negara-negara melawan pemanasan sambil terus memproduksi minyak, gas, dan batu bara.

"Ruang terbarukan maju dan berakselerasi dengan sangat cepat, tetapi kami sama sekali tidak dapat mengatakan bahwa kami dapat mematikan bahan bakar fosil dan hanya bergantung pada energi bersih dan terbarukan," kata Almheiri di sela-sela Misi Inovasi Pertanian (AIM) untuk konferensi Iklim di Washington.

"Kita sekarang dalam masa transisi dan transisi ini harus adil dan pragmatis karena tidak semua negara memiliki sumber daya tersebut," tambahnya.

UEA menjadi tuan rumah bersama konferensi AIM dengan Amerika Serikat. Pada KTT Iklim tahun lalu di Mesir, lebih dari 80 negara termasuk Uni Eropa dan negara pulau kecil setuju dalam hasil akhir yang menyerukan penghentian semua bahan bakar fosil secara bertahap. Negara-negara termasuk Arab Saudi dan Tiongkok mendesak Mesir untuk tidak memasukkan bahasa itu dalam teks akhir.

Bulan ini, negara-negara G7 sepakat untuk mempercepat penghentian konsumsi bahan bakar fosil, meskipun mereka tidak menetapkan tanggal pasti.

Almheiri menunjuk pada contoh UEA yang mengandalkan teknologi penangkap karbon baru dan energi terbarukan untuk mengurangi intensitas emisi dari operasi minyak dan gas anggota OPEC.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

47 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.