Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Faktor Kunci Keberhasilan Mudik Lebaran 2023

📅 Kamis, 11 Mei 2023, 10:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiga Faktor Kunci Keberhasilan Mudik Lebaran 2023 Doc: ANTARA/ FAKHRI HERMANSYAH
Ket. CONTRAFLOW DI TOL JAPEK - Foto udara kendaraan melintas di Tol Jakarta-Cikampek KM 54 menuju Jakarta di Karawang, Jawa Barat, Selasa (25/4). Korlantas Polri memberlakukan contraflow dari KM 72 sampai KM 47 tol Jakarta Cikampek untuk mengurai kepadatan arus balik mudik Lebaran.

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga mengungkapkan tiga faktor kunci keberhasilan mudik dan arus balik Lebaran tahun ini yakni kesiapan infrastruktur, regulasi dan perilaku masyarakat.

"Kalau kita melihat faktor kunci dari keberhasilan mudik dan arus balik Lebaran kali ini dapat dikelompokkan menjadi tiga," ujar Direktur Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Triono Junoasmono atau disapa Yongki dalam diskusi Evaluasi Mudik dan Arus Balik Lebaran 2023 di Jakarta, Rabu.

Menurut Yongki, faktor kunci pertama adalah kesiapan dan kesediaan infrastruktur yang mana Kementerian PUPR menyiapkan jalan nasional dalam kondisi siap, ruas-ruas jalan tol yang beroperasi, lalu ada tambahan 12 ruas tol fungsional, serta menambah berbagai fasilitas layanan di tempat istirahat dan pelayanan (rest area).

Kementerian PUPR telah mengoperasikan 12 ruas jalan fungsional yang berjalan dengan baik dengan total panjang 193,1 kilometer(km).

Kementerian PUPR juga telah melakukan pelebaran jalan di beberapa titik lokasi, yaitu lajur pertemuan ruas tol Jakarta-Cikampek bawah dengan Jakarta-Cikampek Elevated Jalur A sepanjang 16,3 km dan Jalur B sepanjang 11,8 km.

Kemudian jalur utama di depan TIP km 86, 102, dan 130 Jalan Tol Cikampek-Palimanan arah A dan B masing-masing sepanjang kurang lebih 1,5 km.

Lalu jalur utama Jalan Tol Tangerang Merak, seksi Cikande-Serang Timur KM 52+400 s.d. KM 72+000 (19,6 km) arah A dan B. Kemudian dilakukan penambahan tapper sepanjang 1 km di junction pertemuan Cisumdawu-Cipali.

Faktor kunci kedua yakni penyiapan regulasi dan manajemen, khususnya kebijakan cuti bersama yang sangat penting, lalu manajemen lalu lintas dari pihak kepolisian yang sangat bermanfaat, dan pembatasan kendaraan pengangkut logistik yang dinilai sangat penting dalam periode arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Faktor kunci terakhir adalah perilaku masyarakat. Yongki mengatakan, Kementerian PUPR saat itu bersama-sama Korlantas Polri mengimbau masyarakat terkait tertib untuk disiplin, mengikuti petunjuk petugas di lapangan, dan update informasi melalui media sosial.

Kementerian PUPR juga mendukung kebijakan diskon tarif pada arus mudik dan balik Lebaran 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.