Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Informasi Terbaru, ASEAN Sepakat Bentuk Jejaring Desa ASEAN

📅 Kamis, 11 Mei 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Informasi Terbaru, ASEAN Sepakat Bentuk Jejaring Desa ASEAN Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (tengah) foto bersama anggota sidang The 29th ASEAN Socio-Culture Community (ASCC) Council di Nusa Dua, Bali, Senin (8/5/2023).

Jakarta - Informasi Terbaru. Para pemimpin negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sepakat untuk membentuk Jejaring Desa ASEAN (ASEAN Village Network) dengan sejumlah tujuan.

"Kami menghargai Rencana Induk ASEAN tentang Pembangunan Pedesaan (ASEAN Master Plan on Rural Development) yang bertujuan untuk memberikan kerangka panduan yang kohesif bagi pembangunan pedesaan ASEAN," kata para pemimpin ASEAN dalam suatu pernyataan bersama yang diunggahpada situs resmi Sekretariat ASEAN, Rabu.

Rencana Induk tersebut juga meliputi agenda pengentasan kemiskinan, yang berkontribusi dan dibentuk oleh Visi Komunitas ASEAN 2025 dan Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.

Para pemimpin ASEAN juga mengakui perlunya mempromosikan pembangunan pedesaan untuk mempercepat pencapaian Visi Komunitas ASEAN 2025 dan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Jaringan Desa ASEAN memiliki sejumlah tujuan, yakni pertama, menyediakan platforminklusif untuk partisipasi seluruh masyarakat sehingga suara mereka didengar dan dapat berkontribusi dan memperoleh manfaat dari pembangunan.

Kedua, memfasilitasi kolaborasi dan kerjasama antar desa untuk memungkinkan desa-desa di kawasan ASEAN mempercepat transformasinya.

Ketiga, menjadi platform untuk negara-negara ASEAN saling bertukar strategi guna meningkatkan infrastruktur digital, meningkatkan penggunaan digital, meningkatkan keterampilan dan inklusi digital serta mempromosikan inovasi digital di daerah pedesaan.

Tujuan keempat, yakni memfasilitasi akses produk desa yang lebih baik dan lebih luas sehingga memberikan peluang yang lebih besar bagi produk desa untuk menembus pasar regional dan internasional.

Kelima, untuk menjajaki kerja sama dengan mitra-mitra di luar ASEAN dan pihak-pihak swasta untuk mendukung keberlanjutan Jaringan Desa ASEAN; dan keenam, untuk memperkuat identitas ASEAN di kalangan masyarakat desa.

Pertemuan Menteri ASEAN tentang Pembangunan Pedesaan dan Pemberantasan Kemiskinan (AMMRDPE) dengan dukungan Pertemuan Pejabat Senior ASEAN tentang Pembangunan Pedesaan dan Pemberantasan Kemiskinan (SOMRDPE) dan Badan Kementerian Sektoral ASEAN terkait lainnya bertugas memobilisasi sumber daya untuk pelaksanaanRencana Induk ASEAN tentang Pembangunan Pedesaan sesuai dengan hukum nasional, kebijakan dan peraturan negara-negara anggota ASEAN.

ASEAN mencatat kemajuan signifikan yang dibuat oleh negara-negara anggotanya dalam mencapai Visi ASEAN 2025, termasuk Komunitas Sosial Budaya ASEAN yang melibatkan dan memberi manfaat bagi masyarakat serta bersifat inklusif, berkelanjutan, tangguh dan dinamis.

Hal tersebut sesuai dengan tujuan ASEAN, sebagaimana termaktub dalam Piagam ASEAN, yaitu untuk meningkatkan ketahanan kawasan, memajukan dan melindungi hak asasi manusia dan kebebasan fundamental serta meningkatkan kesejahteraan dan penghidupan masyarakat ASEAN untuk penguatan Komunitas ASEAN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.