Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Stress Test', Panduan Buruk untuk Mengetahui Ketahanan Bank

📅 Selasa, 09 Mei 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Jadi itu hanya sebuah alat deteksi dini, namun yang paling penting adalah bagaimana kondisi fundamental bank itu sendiri. Karena banyaknya faktor yang mempengaruhi, baik yang sifatnya internal maupun eksternal, mikro maupun makro menjadikan perkembangan ekonomi sering kali sulit untuk diprediksi," paparnya.

Pelajaran Penting

Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Teuku Riefky, mengatakan kegagalan Silicon Valley Bank (SVB) di AS dapat memberikan pelajaran penting bagi bank-bank di Indonesia untuk dapat memitigasi risiko serupa.

"Bank harus siap menghadapi tiga jenis risiko, yaitu ketidaksesuaian mata uang (currency mismatch), ketidaksesuaian jatuh tempo (maturity mismatch), dan ketidaksesuaian likuiditas (liquidity mismatch)," kata Teuku.

Currency mismatch muncul ketika bank memiliki aset atau kewajiban dalam mata uang asing, dan sebagai akibatnya, adanya fluktuasi nilai tukar dapat mempengaruhi pendapatan dan neraca bank. Sementara itu, risiko maturity mismatch muncul ketika aset dan kewajiban bank memiliki jatuh tempo yang berbeda.

"Jika kewajiban bank bersifat jangka pendek, tetapi asetnya bersifat jangka panjang maka bank dapat terkena risiko likuiditas jika tidak dapat memenuhi kewajibannya pada saat jatuh tempo. Sebaliknya, jika kewajiban bank bersifat jangka panjang tetapi asetnya bersifat jangka pendek, bank tersebut dapat terkena risiko suku bunga," katanya.

Pakar ekonomi dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Surabaya, Leo Herlambang, mengatakan meskipun sejauh ini penilaian atas perbankan nasional dari pihak berwenang masih layak untuk dijadikan acuan, tetapi apa yang terjadi di AS dan Eropa memaksa otoritas sektor jasa keuangan dalam negeri agar tetap waspada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Angkutan Gratis bagi Pelaja...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.