Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Belanja Produk Dalam Negeri Rp15,8 Triliun

📅 Selasa, 09 Mei 2023, 05:23 WIB | Oleh:
DKI Belanja Produk Dalam Negeri Rp15,8 Triliun Doc: ISTIMEWA
Ket. Dinas Perindutrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta menggelar Business Matching P3DN Batch III Tahun 2023 di Balai Kota pada 8-11 Mei 2023.

JAKARTA - Sepanjang tahun ini, Provinsi DKI Jakarta telah berkomitmen untuk belanja Produk Dalam Negeri sebesar 15,8 triliun. Anggaran ini disampaikan Kepala Dinas Perindutrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) yang juga Ketua Harian Tim P3DN Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, Senin (8/5).

Dia menyampaikan Dinas PPKUKM menggelar Business Matching P3DN Batch III Tahun ini di Balai Kota 8-11 Mei. Jumlah eksibitor dalam pameran ini ada 16 produsen. Mereka bersertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan 10 UMKM Jakarta Entrepreneur. Dalam rangkaian kegiatan pameran juga dilaksanakan beberapa kegiatan berupa sosialisasi dan bimbingan teknis.

Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan DKI menerima Penghargaan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dari Presiden Joko Widodo. DKI sebagai Juara 1 Pengguna Produk Dalam Negeri Terbaik Kategori Pemerintah Daerah 15 Maret lalu. Ratu menilai menjadi juara memang tidak mudah. Namun lebih berat mempertahankannya.

"Tahun ini, Provinsi DKI Jakarta telah berkomitmen untuk belanja Produk Dalam Negeri sebesar 15,8 triliun," ujar Elisabeth. "Target inilah yang harus kita lampaui dan kerjakan bersama-sama," tambah dia seperti dimuat jakartagoid. Dia menjelaskan Presiden minta belanja PDN hingga 95 persen. Inilah yang menjadi panduan Perjanjian Kinerja seluruh Kepala Perangkat Daerah DKI.

"Ini bukti bahwa keberpihakan kepada produk dalam negeri, UMKM, serta koperasi dilaksanakan serius," katanya. Elisabeth menyampaikan dalam Business Matching Batch I bulan Februari, tercatat total nilai ketertarikan pembelian Produk Dalam Negeri sebesar 22,5 miliar, sedangkan dalam Business Matching Batch III bulan Maret tercatat sebesar 5,8 miliar.

"Kami mengharapkan antusiasme lebih besar dari Bapak-Ibu sehingga dalam Business Matching kali ini bisa mencatatkan nilai ketertarikan lebih besar," ucapnya. Elisabeth minta perusahaan peserta Business Matching dapat menggunakan momen tersebut sebaik-baiknya. Ini terutama untuk memperkenalkan produk-produk unggulan bersertifikat TKDN, juga meyakinkan bahwa Produk Dalam Negeri tidak kalah saing dengan produk impor.

"Mari dukung UMKM dengan membiasakan diri menggunakan produk lokal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ajak dia. Sedangkan Kepala Bidang Perindustrian Dinas PPKUKM Jakarta, Frida Elizabeth, menjelaskan Business Matching P3DN Batch III ini untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.