Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Persiapan Pilpres 2024, KIB Tindaklanjuti Pembahasan Wacana Pembentukan Koalisi Besar

📅 Jumat, 28 Apr 2023, 03:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Persiapan Pilpres 2024, KIB Tindaklanjuti Pembahasan Wacana Pembentukan Koalisi Besar Doc: ANTARA/Melalusa Susthira K
Ket. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kiri), Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan), dan Plt. Ketum PPP Muhamad Mardiono (kanan) di rumah dinas Menteri Koordinator Perekonomian, Komplek Widya Chandra, Jakarta, Kamis malam (27/4/2023).

Jakarta - Persiapan Pilpres 2024. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan bahwa partainya bersama Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) menindaklanjuti wacana pembentukan koalisi besar.

Hal tersebut disampaikan usai menggelar pertemuan dengan para ketua umum anggota KIB yakni Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di rumah dinas Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Komplek Widya Chandra, Jakarta, Kamis (27/4) malam.

"Kami membahas kelanjutan dari pertemuan di Kantor PAN beberapa waktu yang lalu yang kita sebut dengan komitmen kebangsaan atau koalisi besar," kata Zulhas.

Dia berharap para ketua umum partai politik koalisi pemerintah yang kiranya akan bergabung dalam koalisi besar nantinya dapat melangsungkan pertemuan dalam waktu dekat bersama dengan Presiden Joko Widodo.

"Sepakat setelah lebaran dalam waktu dekat kita berharap nanti koalisi Pemerintah ini tentu diundang oleh tuan rumahnya, kita minta bapak Presiden, tentu ya bicara mengenai bagaimana melanjutkan pembangunan yang sudah bagus, tentu kalau yang belum bagaimana nanti memperbaikinya," tuturnya.

Dia mengklaim bahwa pertemuan para pimpinan partai politik koalisi pendukung pemerintah yang direncanakan digelar dalam waktu dekat itu juga merupakan undangan silaturahmi dari Presiden Jokowi.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat nanti ketua-ketua partai akan diundang ngopi bareng. Saya kan baru ketemu bapak (Presiden Jokowi) kemarin," imbuhnya.

Wacana pembentukan koalisi besar, kata Zulhas, didasari oleh keinginan melanjutkan pembangunan yang selama ini sudah dicapai oleh Pemerintah sebagaimana yang diistilahkannya dengan komitmen kebangsaan.

"Kita ingin agar apa yang sudah dicapai bisa diteruskan yang sudah bagus, kalau yang belum tentu kita perbaiki bareng-bareng koalisi besar itu karena Indonesia negara besar enggak bisa diurusin sendiri," tuturnya.

Zulhas menyebut komitmen kebangsaan tersebut juga akan diimplementasikan dengan terus menjalin silaturahmi dengan ketua umum partai-partai politik lain. Dia berharap dengan pertemuan-pertemuan tersebut maka akan beroleh kesepakatan bersama.

"Mungkin besok ketemu Pak Prabowo, mungkin besok ketemu yang lain, gitu. Itu bagus dan tentu itu juga dalam rangka mencari kesimpulan yang baik untuk tadi itu komitmen kebangsaan kita," ucapnya.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga menyebut bahwa KIB akan menjalin komunikasi dengan partai-partai politik lain guna menggodok wacana pembentukan koalisi besar.

"Berkomunikasi dengan koalisi yang lebih besar, koalisi besar atau koalisi kebangsaan tentu akan terus ada pembahasan lanjutan dari pertemuan yang lalu," ujar Airlangga.

Dia menyebut komunikasi dengan partai politik anggota KIB maupun di luar koalisinya masih akan terus berjalan secara baik, mengingat situasi ke depannya masih akan bersifat dinamis sehingga opsi-opsi lain pun masih terbuka.

"Karena tujuan KIB tentu akan membangun Indonesia yang lebih kuat, yang mandiri dan juga membangun persatuan di antara kita dan ini adalah kesempatan untuk melakukan pembangunan jangka panjang 2025-2045," jelasnya.

Sementara itu, Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono berharap agar Partai Golkar dan PAN selaku rekan koalisinya juga menetapkan keputusan bakal capres yang sama dengan PPP sehingga dapat membangun koalisi yang lebih besar.

"Manakala nanti pilihannya sama, itu nanti jadi koalisi plus, potensi plus ini yang disampaikan Pak Ketum Golkar," ucap Mardiono.

Sebelumnya, Rabu (26/4), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan Presiden Joko Widodo berencana mengundang para pimpinan partai politik koalisi pendukung pemerintah untuk silaturahim.

"Mudah-mudahan nanti cari waktu yang tepat, Bapak (Presiden Jokowi) akan mengundang ketua-ketua umum partai untuk silaturahim," kata Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, setelah bertemu dengan Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Zulhas mengatakan bisa saja terdapat pembahasan mengenai wacana koalisi besar dalam pertemuan antara para pimpinan parpol dengan Presiden Jokowi. "Nanti kita ketemu dulu," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.