Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penanganan Bencana Tidak Bisa Sentralistik

📅 Kamis, 27 Apr 2023, 01:14 WIB | Oleh:
Penanganan Bencana Tidak Bisa Sentralistik Doc: koran jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. HARI KESIAPSiAGAAN BENCANA -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, dalam Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun 2023 secara daring, Rabu (26/4).

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menekankan, upaya penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara sentralistik. Penanganan bencana merupakan urusan bersama mulai dari tingkat komunitas hingga pemerintah pusat.

"Upaya penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara sentralistik," ujar Suharyanto, dalam Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun 2023 secara daring, Rabu (26/4).

Dia menerangkan, karakteristik wilayah Indonesia berbeda dengan negara-negara lain. Lebih dari 17.000 pulau dengan sekitar 6.000 pulau berpenghuni, membentang hampir 5.000 km dari timur ke barat dan 1.800 km dari utara ke selatan.

"Tentunya hal tersebut membuat strategi penanggulangan bencana kita juga harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada," jelasnya.

Suharyanto mengungkapkan, berdasarkan historis catatan kejadian menunjukkan 10 sampai 20 kejadian per hari dalam 5 tahun terakhir. Hal tersebut mengharuskan kesiapsiagaan masyarakat berbasis komunitas menjadi komponen utama dalam upaya kita mengurangi potensi risiko bencana di masa depan.

Dia menambahkan, dalam Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun 2023 mengambil tema Tingkatkan Ketangguhan Desa, Kurangi Risiko Bencana, Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk melibatkan sebanyak mungkin partisipasi masyarakat dan perangkat desa.

"Segenap komponen pentahelix mulai dari komunitas, kabupaten/kota, provinsi, hingga di tingkat nasional supaya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana bisa menjadi budaya yang mengakar di masyarakat Indonesia," tandasnya.

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, mengingatkan posisi geografis Indonesia di Ring of Fire menyebabkan rentan terhadap bencana. untuk itu, kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap bencana harus jadi prioritas semua pihak.

"Kenali ancaman bencana, pahami risiko, tingkatkan budaya sadar bencana karena penanggulangan bencana adalah urusan bersama," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Dua Kapal Tanker Minyak Diserang di Selat Hormuz

48 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.