Ilmuwan NTU Singapura Menerbitkan Peta Plankton Lautan Dunia
📅 Selasa, 25 Apr 2023, 00:04 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDia menambahkan bahwa tim tidak memiliki titik data dari seluruh Afrika dan India, dan bukan karena tidak ada plankton di daerah tersebut.
Dia juga mencatat bahwa bioluminescent dinoflagellata Noctiluca scintillans sering ditemukan di perairan Maladewa dan Krabi di Thailand, tetapi penelitian metabarcoding yang dipublikasikan mengenai topik ini masih kurang.
Ini karena dua alasan, kata Denise Ong, yang merupakan bagian dari tim di lab Geek.
"Yang pertama adalah kurangnya akses dan keterjangkauan teknologi pengurutan, yang kedua adalah bahwa studi keanekaragaman hayati mikroba selatan global sering ditolak karena terlalu regional".
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini menghalangi para ilmuwan untuk mengejar jalur penelitian ini," katanya.
Namun, Lopes dos Santos mengatakan kumpulan data semacam itu terus dibutuhkan untuk memantau dan memprediksi sistem global.
"Jangan meremehkan peran mikro-organisme di laut. Anda mungkin tidak melihatnya, tetapi mereka mengontrol sistem global. Kita perlu terus memantau, terus belajar, dan terus menemukan," ujar Sim.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!