Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Libur Lebaran, Pemkot Depok Tetap Layani Pemakaman

📅 Minggu, 23 Apr 2023, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Libur Lebaran, Pemkot Depok Tetap Layani Pemakaman Doc: ANTARA/Feru Lantara)
Ket. Pemakaman di Kota Depok Jawa Barat.

DEPOK - Unit Pengelola Teknis Dinas (UPTD) Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kota Depok, Jawa Barat tetap memberikan pelayanan selama libur Lebaran, baik layanan ziarah kubur maupun proses pemakaman.

"UPTD TPU tetap beroperasi selama libur Lebaran. Kami siap melayani warga masyarakat yang akan berkunjung ziarah kubur maupun proses pemakaman," ujar Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok Dudi Mi'raz di Depok, Minggu (23/4).

Untuk proses pemakaman, pihaknya tidak hanya melayani warga Kota Depok, tetapi juga wilayah sekitarnya, termasuk kota perbatasan se-Jabodetabek.

"Ada 13 TPU yang berada di bawah naungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan kami siap membantu, dengan penanggung jawab yang selalu standby," ucapnya.

Adapun 13 TPU yang dimaksud,TPU Kalimulya 1, TPU Kalimulya 2, TPU Kalimulya 3, TPU Tirtajaya, TPU Cimpaeun,TPU Tapos,TPU Cilangkap, TPU Karaba, TPU Sukatani, TPU Pasir Putih, TPU Sawangan, TPU Bedahan, dan TPU Pondok Petir.

Layanan selama libur Lebaran juga dilakukan oleh relawan PMI Depok, di mana mereka berjaga selama 24 jam yang berlaku selama 20-24 April 2023.

"Kami siagakan sedikitnya 30 personel yang akan berjaga selama 24 jam. Dibagi per sif12 jam," ujar Kepala Markas PMI Kota DepokImron Maulana.

Dia mengatakan relawan akan berjaga di enam lokasi, di antaranya Pos Siaga Markas PMI Kota Depok, Pos Siaga Lebaran Bojongsari, Pos Cijago, Pos Margonda, Pos Terminal Jatijajar, dan Pos Desari.

"Selain relawan, kami juga menyediakan ambulans yang mobile(bergerak) dari satu pos ke pos lainnya," ujarnya.

"Adapun, beberapa layanan yang tersedia yaitu pertolongan pertama, layanan ambulans dan kesehatan serta pembagian masker dan hand sanitizer(penyanitasi tangan)," ucapnya.

Ia mengatakan masyarakat Islam Indonesia dengan baik menyikapi perbedaan.

"Masyarakat Muslim di Indonesia sudah memiliki modal yang kuat dalam menyikapi perbedaan terlebih soal penetapan 1 Syawal 1444 H yang dari dulu tidak jadi persoalan. Ini justru jadi rahmat modal penting membangun sikap moderat dan toleran saling menghargai dan menghormati satu sama lain menjaga persatuan dan kerukunan umat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.