Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seoul: Bantuan Militer untuk Ukraina 'Bergantung pada Rusia'

📅 Jumat, 21 Apr 2023, 08:58 WIB | Oleh:
Seoul: Bantuan Militer untuk Ukraina 'Bergantung pada Rusia' Doc: Freshnewsasia/AFP
Ket. Korea Selatan mendukung sanksi yang dipimpin AS terhadap Moskow dan telah mengirim bantuan kemanusiaan ke Kiev, sambil menandatangani kesepakatan senjata - termasuk tank dan howitzer - dengan Polandia.

SEOUL - Keputusan Korea Selatan apakah akan mengirim bantuan militer ke Kiev tergantung pada tindakan Rusia, kantor kepresidenan Seoul mengatakan Kamis (20/4).

Seoul memiliki kebijakan untuk tidak menyediakan senjata ke negara-negara yang sedang berkonflik aktif. Kebijakan yang telah berulang kali dikatakan mempersulit pasokan senjata ke Ukraina.

Korea Selatan mendukung sanksi yang dipimpin AS terhadap Moskow dan telah mengirim bantuan kemanusiaan ke Kiev, sambil menandatangani kesepakatan senjata - termasuk tank dan howitzer - dengan Polandia.

Pada Kamis, kantor Presiden Yoon Suk Yeol mengatakan, "Korea Selatan tidak bisa hanya berdiam diri dan menonton jika ada pembunuhan yang dianggap serius oleh masyarakat internasional".

"Apa yang terjadi selanjutnya tergantung pada Rusia," kata seorang pejabat kepresidenan kepada wartawan tanpa menyebut nama.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa kebijakan Korea Selatan untuk tidak menyediakan senjata ke negara-negara yang sedang berperang secara teknis bukanlah sebuah undang-undang tetapi sebuah usaha "sukarela".

"Kecuali terjadi kematian warga sipil dalam skala besar, posisi kami saat ini tetap berlaku," tambah pejabat itu.

Yoon mengatakan kepada media minggu ini bahwa "jika ada situasi yang tidak dapat dimaafkan oleh komunitas internasional, seperti serangan berskala besar terhadap warga sipil... mungkin sulit bagi kami untuk hanya menuntut dukungan kemanusiaan atau keuangan".

Hal ini mendorong Moskow memperingatkan Seoul pada Rabu atas "sikap tidak ramah" sekutu As itu, dengan mengatakan dimulainya pasokan senjata berarti "tahap keterlibatan tertentu" dalam konflik Ukraina.

Korea Selatan adalah sekutu utama AS dan produsen utama amunisi artileri.

Salah satu dokumen intelijen AS yang baru-baru ini bocor menggambarkan pejabat keamanan Seoul terbelah antara kebijakan yang ada tentang bantuan mematikan ke zona konflik, dan meningkatnya permintaan dari Barat untuk mengirim senjata bagi Ukraina.

Seorang pejabat Korea Selatan menyarankan mengekspor amunisi ke Polandia untuk menghindari kebijakan tersebut, menurut dokumen itu.

Yoon dijadwalkan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat minggu depan dalam kunjungan kenegaraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.