Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI-Jerman Tindak Lanjuti Kerja Sama Transformasi Digital

📅 Kamis, 20 Apr 2023, 09:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-Jerman Tindak Lanjuti Kerja Sama Transformasi Digital Doc: ANTARA/Kemenkominfo
Ket. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong usai pertemuan Indonesian-German Digital Dialogue (IGDD) yang berlangsung di Hannover Convention Center, Hannover, Jerman, Rabu (19/4/2023).

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Bundesministerium für Digitales und Verkehr (BMDV - Kementerian Digital dan Transportasi) Jerman menyelenggarakan pertemuan Indonesian-German Digital Dialogue (IGDD).

Pertemuan yang berlansungdi HannoverConvention Center, Hannover, Jerman, itu merupakan salah satu tindak lanjut Joint Declaration of Intent (JDoI) atau perjanjian kerja sama kedua negara di bidang transformasi digital.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansongdalam rilis pers, Rabu (19/4), waktu setempat, mengatakan dalam pertemuan pertama IGDD, kedua pihak melakukan pertukaran informasi dan diskusi tentang perkembangan kebijakan digital untuk dituangkan dalam WorkPlan atau rencana kerja..

JDoI memuat kesepakatan kerja sama di bidang kebijakan dan strategi digital, kebijakan data, tata kelola dan kebijakan internet, teknologi digital, transformasi digital yang berkelanjutan, dan inklusi digital.

"Work Plan ini untuk menentukan prioritas dan tujuan Kementerian Kominfo dan BMDV di tahun 2023 dan 2024," ujar Usman.

Pertemuan pertama IGDD membahas tema "Objectives and Priorities of the Indonesian-German Digital Dialogue" yang meliputi kebijakan dan strategi digital, teknologi digital yang sedang berkembang, dan kesempatan dan model bisnis. Usman mengatakan acara itu merupakan pertemuan pertama IGDD yang diagendakan untuk rutin diadakan setiap tahun.

Peran pemerintah Indonesia dalam implementasi kesepakatan tersebut adalah melalui kebijakan dan regulasi. Guna mengimplementasikan kesepakatan tersebut secara konkret, delegasi Indonesia yang dipimpinnya juga menghadirkan perwakilan industri.

"Tadi juga ada beberapa dari kalangan industri yang kita undang ikut berbicara karena nanti yang mengkonkretkan apa-apa yang sudah kita dialogkan sebetulnya adalah mereka-mereka ini, industri-industri ini," ucap Usman.

Usman menyebut setiap negara memiliki kondisi berbeda-beda yang menyebabkan terjadinya perbedaan aturan yang diterapkan di negara masing-masing.

"Kita tentu saja bisa menerapkan sesuatu yang sudah diterapkan di negara lain, tetapi, cocok tidak diimplementasikan di negara kita. Kita bisa melakukan harmonisasi," kata dia.

Oleh karena itu ,menurut Usman, hal terpenting adalah kedua belah pihak memiliki semangat yang sama untuk mendorong perkembangan teknologi digital. Dengan adanya kesepakatan tersebut, diharapkan Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi tetapi juga produsen teknologi.

Dalam pertemuan itu, Delegasi Republik Indonesia dipimpin oleh Usman Kansong, sementara delegasi Jerman dipimpin Direktur Jenderal Kebijakan dan Digital dan Data Benjamin Brake.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.