Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendapatan Fiskal Tiongkok Naik pada Kuartal Pertama 2023

📅 Kamis, 20 Apr 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Pendapatan Fiskal Tiongkok Naik pada Kuartal Pertama 2023 Doc: ANTARA
Ket. Mata uang Tiongkok

JAKARTA - Pendapatan fiskal Tiongkok meningkat 0,5 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal pertama (Q1) 2023, menurut data resmi pada Selasa (18/4).

Pendapatan fiskal negara itu mencapai lebih dari 6,23 triliun yuan (1 yuan = 2.150 rupiah) selama periode tersebut, menurut Kementerian Keuangan Tiongkok. Momentum pertumbuhan ini diperkirakan akan terus berlanjut mengingat pemulihan ekonomi negara secara keseluruhan akan terus memberikan dukungan.

Seperti dikutip dari Antara, Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok tumbuh 4,5 persen (yoy) pada Q1 2023 mendekati angka 28,5 triliun yuan.

Pemerintah pusat mengumpulkan pendapatan fiskal sekitar 2,76 triliun yuan, turun 4,7 persen (yoy), sedangkan pemerintah daerah meraup sekitar 3,47 triliun yuan, naik 5 persen dari satu tahun sebelumnya.

Penerimaan pajak mencapai sekitar 5,17 triliun yuan pada periode Januari-Maret, turun 1,4 persen (yoy).

Sementara itu, pengeluaran fiskal naik 6,8 persen (yoy) menjadi 6,79 triliun yuan selama periode tersebut, menurut pihak kementerian.

Lebih Baik dari Perkiraan

Perekonomian Tiongkok memulai tahun ini dengan pertumbuhan 4,5 persen (yoy) yang lebih baik dari perkiraan pada kuartal pertama, meletakkan dasar yang kokoh untuk pemulihan ekonomi setahun penuh pada tahun 2023 sambil memberikan dorongan yang lebih kuat untuk pemulihan ekonomi global di tengah volatilitas lingkungan internasional.

Dilaporkan oleh Global Times, pertumbuhan itu diraih dengan susah payah melawan lingkungan internasional yang serius dan kompleks. Menurut Juru Bicara Biro Statistik Nasional, Fu Linghui, faktor-faktor positif terus terakumulasi pada kuartal pertama, karena berbagai kebijakan dan tindakan pendukung mulai berlaku sejak dini

"Secara keseluruhan, ekonomi menunjukkan tren pemulihan bulan ke bulan di kuartal pertama, dengan total penjualan ritel jauh melampaui ekspektasi pasar di bulan Maret, mencerminkan bahwa kepercayaan konsumen secara bertahap telah pulih," kata ekonom dan mantan direktur Institut Studi Ekonomi Dunia di China Institutes of Contemporary International Relations, Chen Fengying.

Total penjualan ritel negara itu tumbuh sebesar 5,8 persen (yoy) pada kuartal pertama, membalikkan tren penurunan 2,7 persen (yoy) yang terlihat pada kuartal keempat tahun 2022. Secara khusus, total penjualan ritel meningkat sebesar 10,6 persen (yoy) di bulan Maret, menurut data NBS.

"Angka ekonomi makro kuartal pertama menunjukkan optimalisasi penting dari struktur ekonomi Tiongkok, dengan transformasi dan peningkatan industri yang berkelanjutan," ujar Wan Zhe, ekono di Belt and Road School of Beijing Normal University. "Dorongan Tiongkok untuk inovasi dalam teknologi leher botol mempromosikan penelitian dasar dan terapan dan mempercepat transformasi digital di berbagai industri, mengonsolidasikan momentum pertumbuhan ekonomi Tiongkok," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.