Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kemacetan, Korlantas Imbau Masyarakat Berangkat Menyesuaikan Tanggal Ganjil Genap

📅 Kamis, 20 Apr 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kemacetan, Korlantas Imbau Masyarakat Berangkat Menyesuaikan Tanggal Ganjil Genap Doc: ANTARA/Laily Rahmawaty
Ket. Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudhi.

Jakarta - Cegah kemacetan, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudhi mengimbau masyarakat yang akan berangkat mudik menggunakan kendaraan pribadi agar menyesuaikan pelat nomor kendaraannya dengan tanggal ganjil genap.

"Jadi, silakan mobil yang mau dipakai itu dilihat. Kalau itu genap, berangkatlah hari genap. Ketika kami nanti terapkan (ganjil genap) nanti masyarakat enggak kecewa," kata Firman dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Korlantas Polri telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di ruas jalan tol untuk mencegah terjadi kepadatan arus lalu lintas saat puncak arus mudik, yakni sistem satu arah (one way), lawan arus (contraflow) dan ganjil genap.

Hingga saat ini pihaknya masih memaksimalkan rekayasa lalu lintas dengan sistemone waydancontraflow. Untuk ganjil genap, kata dia, belum diterapkankarena arus lalu lintas masih bisa terkendali dengan dua rekayasa tersebut.

"Sejauh ini (ganjil genap) belum diterapkan, ya, berdoa saja enggak," kata Firman.

Jenderal bintang dua itu mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin menyulitkan masyarakat yang akan mudik. Penerapan ganjil genap situasional, berdasarkan diskresi kepolisian dengan melihat kondisi volume kendaraan dan kapasitas jalan.

"Saya sejak awal tidak ingin masyarakat disulitkan di jalan. Oleh karena itu, kalau kendaraan genap berangkatlah hari genap. Ketika nanti diterapkan masyarakat tidak kecewa karena tidak boleh jalan. Ini yang kami tidak inginkan, apalagi ini operasi kemanusiaan," kata Firman.

Dalam operasi ini, kata Firman, pihaknya mengutamakan unsur pelayanan. Akan tetapi, peran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas juga dibutuhkan.

Saat ini Polri masih memperpanjang penerapanone waydi KM 72 Tol Cipali sampai KM 414 Tol Kalikangkung. Bersamaan dengan itu, diberlakukan lawan arus sebanyak dua lajur di sepanjang Tol Cikampek dari KM 47 sampai KM 70.

Langkah itu, kata dia, guna mencegah terjadinya penyempitan ruas jalan ataubottleneckdari arah Jakarta menuju Timur (Transjawa).

Selain itu, agar tidak terjebak kepadatan di ruas tol, masyarakat juga dapat memanfaatkan jalan-jalan arteri pada malam hari. Hal inimengingat pada malam hari aktivitas masyarakat lokal sudah menurunsehingga jalan lebih lancar.

"Ada keuntungannya ketika menjelang malam, masyarakat kami harapkan jangan terjebak. Malam itu masyarakat lokal itu sudah istirahat, jadi bisa dimanfaatkan jalur arteri itu," kata Firman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.