Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekjen PBB Serukan Upaya Perbarui Arsitektur Keuangan Global

📅 Rabu, 19 Apr 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Sekjen PBB Serukan Upaya Perbarui Arsitektur Keuangan Global Doc: ED JONES/AFP
Ket. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres

NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, pada Senin (17/4), menyerukan keterlibatan dan dukungan seluruh dunia untuk memperbarui arsitektur keuangan internasional, yang katanya diciptakan untuk dunia yang "sudah tidak ada lagi".

Guterres membuat pernyataan pada pembukaan Forum Pembiayaan untuk Pembangunan, yang berlangsung di markas besar PBB di New York dari 17 hingga 20 April.

Dia memperingatkan karena krisis multidimensi, Agenda 2030 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) berubah menjadi "fatamorgana dari apa yang mungkin terjadi", karena masyarakat dan pemerintah-pemerintah berjuang untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

Ketidaksetaraan di beberapa negara mengalami kemunduran menuju tingkat awal abad ke-20, saat sebelum perempuan diizinkan untuk memilih atau memberikan suara, dan sebelum konsep perlindungan sosial diterima secara luas.

Seperti dikutip dari Antara, Guterres mengatakan PBB telah mengusulkan rencana Stimulus SDG untuk meningkatkan pembiayaan jangka panjang yang terjangkau bagi semua negara yang membutuhkan, yang bertujuan untuk meningkatkan investasi yang akan membantu mencapai SDG, meringankan beban utang negara berkembang, dan meningkatkan akses untuk pendanaan. "Dalam jangka panjang, kita tidak akan menyelesaikan tantangan hari ini dengan mengandalkan sistem keuangan yang menyebabkannya," kata dia.

Arsitektur keuangan global diciptakan untuk dunia yang sudah tidak ada lagi, kata Guterres, menambahkan bahwa "arsitektur itu tidak dapat mengatasi tantangan yang dihadapi saat ini oleh negara-negara berkembang" dan "telah mengecewakan negara-negara pada saat mereka sangat membutuhkan".

Ekonomi yang Stabil

Sekarang diakui secara luas bahwa dunia membutuhkan sistem ekonomi yang koheren dan terkoordinasi, serta mencerminkan realitas ekonomi global saat ini, sistem yang mendukung kondisi ekonomi yang stabil dan membantu negara-negara untuk berinvestasi dalam SDG.

"Kami membutuhkan keterlibatan dan dukungan dari seluruh penjuru dunia untuk memperbaharui arsitektur keuangan internasional dan membuatnya mampu menghadapi tantangan hari ini dan besok," kata Guterres.

Untuk bisa melanjutkan pembangunan dengan baik dibutuhkan perdamaian. Sebelumnya, Guterres mengatakan saat ini, perdamaian dunia sangat dibutuhkan lebih dari waktu-waktu sebelumnya.

"Perang dan konflik menimbulkan kehancuran, kemiskinan, dan kelaparan, serta memaksa puluhan juta warga mengungsi. Kekacauan iklim ada di mana-mana. Dan bahkan negara-negara yang damai pun dicengkeram oleh jurang kesenjangan dan polarisasi politik," tutur Guterres.

Untuk itu, Guterres terus menyuarakan perdamaian, bintang pemandu dan tujuan yang paling berharga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.