Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Roket Terbesar di Dunia Segera Lakukan Uji Terbang Pertama

📅 Selasa, 18 Apr 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Roket Terbesar di Dunia Segera Lakukan Uji Terbang Pertama Doc: ISTIMEWA
Ket. Perusahaan antariksa Amerika Serikat, SpaceX.

BROWNSVILLE - Perusahaan antariksa Amerika Serikat, SpaceX, pada Senin (17/4) dilaporkan sedang menghitung mundur penerbangan uji pertama Starship, roket terbesar dan paling kuat yang pernah dibuat. Itu dirancang untuk mengirim astronaut ke Bulan, Mars, dan planet-planet lainnya.

Roket raksasa itu dijadwalkan lepas landas dari Starbase, pelabuhan antariksa SpaceX di Boca Chica, Texas, pukul 08.00 Waktu Tengah pada Senin 17 April.

Dilansir oleh The Straits Times, tanggal cadangan untuk peluncuran telah dijadwalkan akhir minggu ini jika upaya peluncuran Senin ditunda, sesuatu yang dikatakan oleh pendiri miliarder SpaceX, Elon Musk, adalah kemungkinan yang berbeda.

"Ini penerbangan yang sangat berisiko," kata Musk dalam siaran langsung di Twitter Spaces pada Minggu.

"Ini adalah peluncuran pertama dari roket raksasa yang sangat rumit. "Ada sejuta cara roket ini bisa gagal," tambahnya.

"Kami akan sangat berhati-hati dan jika kami melihat sesuatu yang membuat kami khawatir, kami akan menundanya".

Musk mengatakan dia ingin "menetapkan ekspektasi rendah" karena "mungkin besok tidak akan berhasil, jika berhasil berarti mencapai orbit.

Badan antariksa AS, National Aeronautics and Space Administration (Nasa) telah memilih pesawat ruang angkasa Starship untuk mengangkut astronaut ke Bulan pada akhir 2025, misi yang dikenal sebagai Artemis III, untuk pertama kalinya sejak program Apollo berakhir pada 1972.

Starship terdiri dari pesawat ruang angkasa 164 kaki (50 meter) yang dirancang untuk membawa awak dan kargo yang berada di atas roket pendorong Super Heavy tahap pertama setinggi 230 kaki.

Secara kolektif disebut sebagai Starship, pesawat ruang angkasa dan roket Super Heavy tidak pernah terbang bersama-sama, meskipun ada beberapa penerbangan uji sub-orbital dari pesawat ruang angkasa itu sendiri.

Jika semua berjalan sesuai rencana, pendorong Super Heavy akan terpisah dari pesawat ruang angkasa sekitar tiga menit setelah peluncuran dan jatuh di Teluk Meksiko.

Miliki Enam Mesin

Starship, yang memiliki enam mesin sendiri, akan terus terbang hingga ketinggian hampir 150 mil (241,4 kilometer), menyelesaikan putaran lingkaran dekat Bumi sebelum mendarat di Samudra Pasifik sekitar 90 menit setelah peluncuran. "Jika sampai ke orbit, itu sukses besar," kata Musk.

"Jika kita berada cukup jauh dari landasan peluncuran sebelum terjadi kesalahan, saya pikir saya akan menganggap itu sukses," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

21 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

41 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

42 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...
Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.