Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keketuaan RI di Asean Perkuat Integrasi Ekonomi

📅 Senin, 17 Apr 2023, 08:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keketuaan RI di Asean Perkuat Integrasi Ekonomi Doc: istimewa

JEMBER - Keketuaan Indonesia di Asean dinilai dapat memperkuat integrasi ekonomi antarnegara di kawasan Asia Tenggara. Karenanua, keketuaan Asea dapat menjadi ajang penting untuk merenda optimisme hingga meningkatkan pengaruh diplomasi Indonesia.

"Sebagai salah satu founding fathers dan memiliki sejarah panjang dengan Asean, Indonesia tentunya akan berperan besar dan mampu dalam meningkatkan relevansi ekonomi Asean ke depan," kata Pengamat ekonomi dari Universitas Jember, Jawa Timur, Adhitya Wardhono dalam keterangan tertulis yang diterima di Kabupaten Jember, Minggu (16/4).

Menurutnya, keketuaan Asean juga bisa membuka peluang Indonesia dalam merancang dan memperkuat pengaruh kebijakan luar negeri yang selinier dengan nilai maupun kepentingan ekonomi nasional.

"Banyak manfaat ekonomi yang nantinya bisa diraih dari berbagai dimensi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang," ucap pakar kebijakan bidang moneter itu.

Dalam jangka pendek, dampaknya akan terasa melalui penguatan kinerja perdagangan dan efek persiapan KTT Asean mendatang di Labuan Bajo dan Jakarta akan menciptakan stimulus maupun penciptaan lapangan kerja sementara melalui investasi, keamanan, pengiklanan, perbaikan hingga penambahan infrastruktur.

Manfaat ke Depan

Kemudian dalam jangka panjang, berbagai macam manfaat yang bisa disasar mulai dari Asean Power Grid, ketahanan pangan, kesehatan publik, transformasi digital, hingga green economy.

"Itu akan secara kooperatif membantu Indonesia dalam upaya menyelesaikan tantangan ekonomi struktural ke depan. Dengan adanya interkoneksi dan kesamaan tujuan yang harmonis, tentunya akan menjadi katalis tersendiri tidak hanya bagi pembangunan Asean, tetapi juga ekonomi nasional," katanya.

Adhitya menjelaskan keketuaan Indonesia dalam Asean diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan posisi ekonomi nasional, tapi juga negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam pasar global.

"Indonesia cukup percaya diri untuk mampu mendorong prospek pemulihan pertumbuhan ekonomi, konektivitas dan daya saing regional dibarengi dengan serangkaian misi transformasi ekonomi digital yang inklusif dan partisipatif," ucap dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.