Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Rintis Warung Rakyat Digital

📅 Sabtu, 15 Apr 2023, 04:00 WIB | Oleh:
Tangerang Rintis  Warung Rakyat Digital Doc: Antara
Ket. Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meresmikan program 1000 Warung Rakyat Berbasis Digital di Jl. Sukahati, Kelurahan Sukasari, Tangerang, Jumat

TANGERANG - Untuk menggerakkan ekonomi lokal, kepada masyarakat mulai dikenalkan "Warung Rakyat Berbasis Digital". "Warung ini akan memberi berbagai keuntungan dan kemudahan pedagang atau pembeli. Caranya, memanfaatkan akun Pikkat yang terdapat di sosial media Telegram," ujar Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Jumat (14/4).

"Dengan menjadi warung berbasis digital akan banyak keuntungan pemilik warung," tandasnya. Dia mengatakan ini saat meresmikan program 1.000 Warung Rakyat Berbasis Digital di Jl Sukahati, Kelurahan Sukasari, Tangerang. ???????????Kemudian, proses belanja bisa dilakukan dengan memilih warung dalam radius satu atau dua kilometer dari lokasi pembeli.

Wali Kota menuturkan program Warung Rakyat Berbasis Digital digagas Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang. Salah satu keunggulan program anyar ini, harga produk yang dijual lebih kompetitif. Tambah lagi, efisiensi proses jual beli sebab menggunakan sosial media yang juga menjadi solusi pemenuhan kebutuhan harian masyarakat era modern.

"Harga bisa lebih murah karena alur distribusi produk lebih pendek sebab dari produsen langsung ke penjual. Proses jual belinya juga lebih cepat. Pembeli bisa pesan dulu di aplikasi, lalu ambil dan bayar di warung," ujarnya.

Dengan adanya warung berbasis digital, menurut Wali Kota Arief, diharapkan juga bisa menjadi jembatan baru untuk penjualan produk-produk hasil dari Kelompok Tani Wanita (KWT) Kota Tangerang, sehingga bisa menjangkau pasar lebih luas. "Sekarang kondisinya, hasil KWT banyak tapi sering kali penjualannya yang sulit karena jangkauan pembeli terbatas," ungkapnya.

Sementara itu, Sulaiho, yang merupakan pemilik warung, merasakan adanya perbedaan setelah menjadi warung digital dibanding sebelumnya saat masih menggunakan jual beli secara konvensional. "Stok barang lebih banyak. Warga juga lebih antusias untuk belanja," ujarnya.

Sulaiho menambahkan, harga beli ataau jual setiap produk juga masih lebih murah dari sebelumnya, namun masih tetap menguntungkan. "Sekarang, untuk stok barangnya dikirim ke warung via order. Jadi lebih cepat. Penjualannya sekarang lebih meningkat lagi," tukas Sulaiho.

Arief juga mengungkapkan, Pemkot Tangerang bekerja sama dengan Forum Lembaga Pelatihan Kerja sedang mengembangkan gagasan agar menjadi Kota Pusat Pelatihan. Tujuannya, menciptakan generasi siap kerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.