5.323 Jemaah Haji Sudah Lunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji
📅 Kamis, 13 Apr 2023, 01:20 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Istimewa
JAKARTA - Sebanyak 5.323 jemaah haji reguler telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Pelunasan Bipih bagi jemaah haji reguler dibuka sejak 11 April hingga 5 Mei 2023.
"Di hari pertama, ada 5.323 jemaah haji reguler yang melunasi Bipih," jelas Direktur Layanan Haji dalam Negeri, Kementerian Agama, Saiful Mujab, di Jakarta, Rabu (11/4).
Dia menerangkan, mereka yang sudah melunasi, adalah 5.065 jemaah berhak lunas tahun 2023 dan 152 orang jemaah prioritas lansia. 106 jemaah yang masuk kuota cadangan juga sudah melunasi Bipih.
Saiful menyebut, tahun ini pihaknya mengalokasikan 10 persen dari kuota masing-masing provinsi sebagai jemaah haji cadangan. Mereka diizinkan melakukan pelunasan dengan status sebagai cadangan.
"Mereka bisa berangkat jika hingga akhir masa pelunasan masih terdapat sisa kuota, atau terdapat jemaah haji yang telah melunasi, namun menunda atau membatalkan keberangkatannya," jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saiful menerangkan, tahun ini, ada 203.320 kuota jemaah haji reguler. Jumlah ini terdiri atas 201.063 jemaah haji reguler, 685 pembimbing pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 1.572 petugas haji daerah (PHD).
"Sementara 201.063 kuota jemaah haji reguler itu terdiri atas jemaah lunas tunda, jemaah yang masuk alokasi kuota keberangkatan pada musim haji 2023, prioritas jemaah lanjut usia (lansia), serta jemaah dengan status cadangan," tandasnya.
Mekanisme Pembayaran
Sebaiknya Anda baca juga:
Saiful mengungkapkan, jemaah haji reguler lunas tunda terbagi dalam tiga kelompok. Pertama, jemaah lunas tunda sebelum tahun 1441 H/2020 M. Kedua, jemaah lunas tunda tahun 1441 H/2020 M. Ketiga, jemaah lunas tunda 1443 H/2022 M.
Setiap kelompok memiliki mekanisme pembayaran berbeda. Jemaah haji reguler yang masuk kategori lunas tunda sebelum tahun 2020, melunasi biaya haji sebesar selisih besara Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) per embarkasi dengan jumlah setoran lunas Bipih ditambah virtual account.
"Jemaah haji reguler lunas tunda tahun 2020 dan 2022, hanya melakukan konfirmasi pelunasan di Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih. Setelah konformasi, mereka melapor ke Kantor Kemenag Kabupaten/Kota," tambahnya.
Saiful menyebut, khusus jemaah haji reguler lunas tunda 2020 dan 2022 yang pernah mengambil setoran pelunasannya, mereka tetap melakukan pembayaran biaya haji. Besarannya yaitu selisih Bipih per embarkasi dengan jumlah setoran lunas Bipih ditambah virtual account. ν ruf/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!