Misi Mengangkut Batuan Mars ke Bumi yang Mahal
📅 Rabu, 12 Apr 2023, 06:15 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: AFP PHOTO / NASA
Penjelajah Perseverance telah berhasil mengumpulkan sampel batuan, bahkan diantara diambil dari inti batuan dengan cara membor. Melalui misi kompleks dan memerlukan banyak anggaran, NASA menargetkan dapat membawanya ke Bumi paling cepat pada 2027.
Selama beberapa dekade, para ilmuwan yang khusus mempelajari Mars terlihat iri. Mereka menyaksikan pesawat ruang angkasa membawa potongan-potongan Bulan, bongkahan asteroid, dan bahkan sampel angin Matahari ke Bumi untuk dipelajari.
Sebentar lagi rasa iri tersebut mungkin akan segera berakhir. Mereka kini sedang berada di jalur yang tepat untuk menerima batu dari planet merah. Syaratnya jika National Aeronautics and Space Administration (NASA) dan Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) dapat melakukan misi yang kompleks dan berani tersebut.
Selama beberapa tahun, kedua agensi telah merencanakan untuk mengirim pesawat ruang angkasa ke Mars. Direncanakan paling cepat mulai tahun 2027, untuk mengambil sampel batuan yang dikumpulkan oleh wahana penjelajah Perseverance miliki NASA yang telah lama berada di atas permukaan planet merah itu.
Tetapi rintangan teknologi dan keuangan dapat menggagalkan skema multi-miliar dollar itu. Bulan lalu, NASA mengatakan ingin mengalokasikan hampir 1 miliar dollar AS untuk mendapatkan sampel Mars pada tahun fiskal yang akan datang. Jumlah ini sangat besar yang dapat memaksa badan tersebut untuk mengurangi anggaran sainsnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ini akan mempengaruhi proyek lain, berpotensi menunda misi heliofisika yang direncanakan. Banyak yang dipertaruhkan untuk mengambil sampel Mars, meski wahana penjelajah Perseverance telah mengumpulkan sekumpulan bebatuan yang menakjubkan secara ilmiah.
Pada bulan Desember dan Januari, wahana penjelajah menyimpan sepuluh tabung seukuran cerutu yang diisi dengan batu, tanah, dan udara dari atmosfer Mars di area datar permukaan planet untuk misi pengambilan di masa mendatang.
Dalam beberapa bulan mendatang, NASA dan ESA harus membuat keputusan penting tentang seperti apa sebenarnya misi itu dan berapa banyak yang menurut mereka dapat mereka keluarkan untuk itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami memiliki banyak pertanyaan tentang menahan biaya pengambilan sampel Mars," kata Nicola Fox, kepala sains NASA seperti dikutip lamanNature.
Misi Kompleks
NASA dan ESA telah menyepakati garis besar dasar misi pengambilan sampel Mars. Tidak lebih awal dari 2027, ESA berencana meluncurkan pesawat luar angkasa yang akan terbang ke Mars dan mengorbit planet tersebut.
Tahun berikutnya, NASA akan mengirim pesawat luar angkasa lain untuk mendarat di permukaan planet di atau dekat Kawah Jezero, tempat Perseverance menjelajah dan memasukkan sampel batuan ke dalam wadah.
Sebuah roket yang membawa wadah tersebut kemudian akan berangkat dari permukaan Mars dan melakukan perjalanan ke orbit untuk bertemu dengan pesawat luar angkasa ESA, yang akan menangkapnya dan menerbangkannya ke Bumi. Rencananya akan mendarat di gurun Utah tidak lebih awal dari tahun 2033.
Itu adalah banyak langkah yang harus berhasil agar semuanya sukses terlaksana. "Misinya tetap rumit," kata Jeff Gramling, Direktur Pengambilan Sampel Mars di markas besar NASA di Washington DC.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!