Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Peringatan dari Dokter Ini, Waspada Parkinson di Usia Muda

📅 Rabu, 12 Apr 2023, 01:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan Peringatan dari Dokter Ini, Waspada Parkinson di Usia Muda Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Tangkapan Layar - Perwakilan komunitas parkinson Sofyan Lesmana (kanan) dan Ida Sukowati (kiri) saat berdiskusi secara daring yang diikuti di Jakarta, Selasa (11/4/2023).

Jakarta - Mengagetkan, Spesialis Saraf Konsultan dr. Dyah Tunjungsari, Sp.S (K) mengingatkanmasyarakat agar waspada terhadap penyakitparkinsonyang dapat menyerang di usia muda.

"Mitos bahwa penyakit ini hanya dialami orang tua itu tidak benar adanya, sudah banyak dilaporkan di luar negeri, tidak hanya di Indonesia saja, kalau penyakit parkinson juga ditemukan di usia muda, untuk itu deteksi dini perlu dilakukan untuk mencegah komplikasi-komplikasi lain yang muncul," kata Dyah dalam diskusi yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa.

Dyah mengatakan, gejala parkinson ditandai dengan hiperaktivitas, atau peningkatan aktivitas yang terlalu tinggi di beberapa area di otak, yang membuat pengidapnya mengalami gerakan-gerakan berlebihan yang sulit dikendalikan.

Salah satu perwakilan komunitas parkinson, Sofyan Lesmana yanghadir dalam diskusi bertajuk "My Days with Parkinson'"dalam rangka memperingati Hari Parkinson Sedunia yang jatuh pada 11 April itu bahkan mengatakan bahwa gejala parkinson mulai dialami sejak usia 33 tahun.

"Saat itu saya belum percaya karena stigma di masyarakat kan parkinson diderita usia lanjut, sedangkan saat itu saya masih berusia 33 tahun," kata Sofyan.

Sofyan yang berprofesi sebagai pelatih atau trainer saat didiagnosis parkinson, mengaku gejala awal muncul saat ia aktif berolahraga badminton dan sepak bola.

"Waktu itu ketika memberikan informasi di training, tiba-tiba saja kosong dan nge-blank, lalu badan terasa kaku, dan saat memegang raket susah. Di bagian lengan juga sering tremor," katanya.

Senada dengan Sofyan, Ida Sukowati yang juga pengidap parkinson mengaku gejala tremor (beberapa bagian tubuh bergetar) sudah muncul sejak usianya 30 tahun.

"Usia 30 tahun sudah mulai tremor sedikit-sedikit, sekarang setelah usia 70 tahun sudah tidak bisa mengerjakan sesuatu yang sederhana, seperti menulis dan memasak," kata Ida.

Untuk menghindari stigma tentang parkinson yang hanya dialami pada usia lanjut, Sofyan menyarankan kepada masyarakat untuk memperkaya literasi tentang parkinson, agar tidak termakan hoaks dan mitos-mitos yang salah.

"Perbanyak literasi dan pengetahuan tentang parkinson, karena seperti yang dokter katakan, saat ini kita perlu waspada karena penyakit ini bisa menyerang di usia muda," kata Sofyan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.