Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Umumkan Latihan Militer Tiga Hari di Selat Taiwan

📅 Sabtu, 08 Apr 2023, 10:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Umumkan Latihan Militer Tiga Hari di Selat Taiwan Doc: SCMP/Xinhua
Ket. Kapal induk Liaoning dan sekitar 50 kapal perang lainnya ambil bagian dalam pawai pada latihan militer skala besar 2018.

BEIJING - Tiongkok pada Sabtu (8/4) mengumumkan akan meluncurkan latihan militer selama tiga hari di Selat Taiwan. Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat mengatakan "Pedang Tajam Bersatu" akan berlangsung 8-10 April untuk "kesiapsiagaan tempur".

Dalam pernyataan PLA, juru bicara Teater Timur Kolonel Senior Shi Yi mengatakan, "United Sharp Sword" akan melibatkan latihan patroli polisi di Selat Taiwan, "di utara dan selatan Taiwan, dan di laut dan wilayah udara di sebelah timur Taiwan".

Lokasi yang tepat dari latihan tidak ditentukan. Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pada Sabtu pihaknya telah mendeteksi tiga kapal perang dan 13 pesawat Tiongkok di sekitar pulau itu dalam 24 jam terakhir.

Kementerian Pertahanan Nasional mengatakan "empat dari pesawat yang terdeteksi telah melintasi garis median Selat Taiwan dan memasuki ADIZ tenggara Taiwan" dalam laporan pagi.

Langkah yang dilakukan Tiongkok itu menyusul pertemuan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan Ketua DPR AS Kevin McCarthy di Los Angeles.

Tiongkok memandang Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri sebagai bagian dari wilayahnya dan berjanji suatu hari akan merebutnya, dengan paksa jika perlu.

Agustus lalu, Tiongkok mengerahkan kapal perang, rudal, dan jet tempur di sekitar Taiwan dalam unjuk kekuatan terbesarnya dalam beberapa tahun, menyusul perjalanan ke pulau itu oleh pendahulu McCarthy, Nancy Pelosi.

Tidak ada tanda-tanda awal aktivitas militer yang meningkat di Pingtan, sebuah pulau di Tiongkok barat daya yang dikenal sebagai titik terdekat di daratan ke Taiwan.

Pemandu wisata pada Sabtu pagi menggiring sekelompok penjelajah siang hari di sepanjang pantai yang bermandikan sinar matahari, sementara pengunjung lain memandangi perairan selat yang berombak.

Wartawan AFP pada Jumat melihat kapal militer dan beberapa helikopter transit melalui laut lepas pantai Pingtan, tidak jelas apakah mereka mengisyaratkan peningkatan aktivitas.

Pada Jumat, Beijing mengirim kapal perang dan pesawat di dekat Taiwan untuk hari kedua dan mengatakan pulau itu tetap menjadi "bagian yang tidak terpisahkan" dari wilayahnya.

Tsai kembali ke Taiwan pada Jumat ini setelah mengunjungi kelompok sekutu diplomatik resmi pulau itu yang semakin menipis di Amerika Latin. Ia singgah di AS dan melakukan pertemuan dengan McCarthy dan anggota parlemen lainnya.

"Kami membiarkan masyarakat internasional melihat bahwa Taiwan lebih bersatu ketika menghadapi tekanan dan ancaman," katanya kepada wartawan, menggambarkan perjalanannya sebagai kesuksesan. "Kami tidak akan pernah menyerah pada penindasan".

Beberapa jam sebelum bertemu dengan McCarthy di California pada Rabu, Tiongkok mengirim kapal induk Shandong melalui perairan tenggara Taiwan menuju Pasifik barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.