Tiongkok Umumkan Latihan Militer Tiga Hari di Selat Taiwan
📅 Sabtu, 08 Apr 2023, 10:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: SCMP/Xinhua
BEIJING - Tiongkok pada Sabtu (8/4) mengumumkan akan meluncurkan latihan militer selama tiga hari di Selat Taiwan. Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat mengatakan "Pedang Tajam Bersatu" akan berlangsung 8-10 April untuk "kesiapsiagaan tempur".
Dalam pernyataan PLA, juru bicara Teater Timur Kolonel Senior Shi Yi mengatakan, "United Sharp Sword" akan melibatkan latihan patroli polisi di Selat Taiwan, "di utara dan selatan Taiwan, dan di laut dan wilayah udara di sebelah timur Taiwan".
Lokasi yang tepat dari latihan tidak ditentukan. Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pada Sabtu pihaknya telah mendeteksi tiga kapal perang dan 13 pesawat Tiongkok di sekitar pulau itu dalam 24 jam terakhir.
Kementerian Pertahanan Nasional mengatakan "empat dari pesawat yang terdeteksi telah melintasi garis median Selat Taiwan dan memasuki ADIZ tenggara Taiwan" dalam laporan pagi.
Langkah yang dilakukan Tiongkok itu menyusul pertemuan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan Ketua DPR AS Kevin McCarthy di Los Angeles.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tiongkok memandang Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri sebagai bagian dari wilayahnya dan berjanji suatu hari akan merebutnya, dengan paksa jika perlu.
Agustus lalu, Tiongkok mengerahkan kapal perang, rudal, dan jet tempur di sekitar Taiwan dalam unjuk kekuatan terbesarnya dalam beberapa tahun, menyusul perjalanan ke pulau itu oleh pendahulu McCarthy, Nancy Pelosi.
Tidak ada tanda-tanda awal aktivitas militer yang meningkat di Pingtan, sebuah pulau di Tiongkok barat daya yang dikenal sebagai titik terdekat di daratan ke Taiwan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemandu wisata pada Sabtu pagi menggiring sekelompok penjelajah siang hari di sepanjang pantai yang bermandikan sinar matahari, sementara pengunjung lain memandangi perairan selat yang berombak.
Wartawan AFP pada Jumat melihat kapal militer dan beberapa helikopter transit melalui laut lepas pantai Pingtan, tidak jelas apakah mereka mengisyaratkan peningkatan aktivitas.
Pada Jumat, Beijing mengirim kapal perang dan pesawat di dekat Taiwan untuk hari kedua dan mengatakan pulau itu tetap menjadi "bagian yang tidak terpisahkan" dari wilayahnya.
Tsai kembali ke Taiwan pada Jumat ini setelah mengunjungi kelompok sekutu diplomatik resmi pulau itu yang semakin menipis di Amerika Latin. Ia singgah di AS dan melakukan pertemuan dengan McCarthy dan anggota parlemen lainnya.
"Kami membiarkan masyarakat internasional melihat bahwa Taiwan lebih bersatu ketika menghadapi tekanan dan ancaman," katanya kepada wartawan, menggambarkan perjalanannya sebagai kesuksesan. "Kami tidak akan pernah menyerah pada penindasan".
Beberapa jam sebelum bertemu dengan McCarthy di California pada Rabu, Tiongkok mengirim kapal induk Shandong melalui perairan tenggara Taiwan menuju Pasifik barat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!