Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Militer Tiongkok Gelar ‘Operasi Inspeksi Khusus’ di Selat Taiwan

📅 Jumat, 07 Apr 2023, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Militer Tiongkok Gelar ‘Operasi Inspeksi Khusus’ di Selat Taiwan Doc: Anadolu
Ket. Angkatan bersenjata Tiongkok mengadakan latihan militer di sekitar Taiwan dan juga menembakkan rudal melintasi Selat Taiwan.

ISTANBUL - Tiongkok pada Rabu (5/4) memulai "operasi inspeksi khusus" di Selat Taiwan yang akan menerapkan patroli bersama oleh militer Tiongkok.

Mengutip Anadolu, pengumuman itu disampaikan beberapa jam sebelum pertemuan antara Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan Ketua DPR AS Kevin McCarthy di Amerika Serikat (AS) pada Rabu (5/4).

Badan Keselamatan Maritim Fujian di Tiongkok selatan mengatakan, "Patroli bersama dan operasi inspeksi khusus telah dimulai di bagian tengah dan utara Selat Taiwan."

Lembaga itu membuat pengumuman di akun media sosial lokalnya, tanpa memberikan rincian, menurut harian South China Morning Post.

Beijing, yang menganggap Taiwan sebagai "provinsi yang memisahkan diri", menolak setiap hubungan resmi antara Taipei dan Washington.

Perjalanan mendadak ke Taiwan oleh politikus AS McCarthy, Nancy Pelosi Agustus lalu telah memicu operasi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Tiongkok di sekitar negara kepulauan itu, yang memiliki populasi sekitar 24 juta orang.

Angkatan bersenjata Tiongkok mengadakan latihan militer di sekitar Taiwan dan juga menembakkan rudal melintasi Selat Taiwan.

Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) pada Minggu mengatakan angkatan lautnya "mengerahkan dua kapal perusak dan satu fregat ke Laut Tiongkok Timur untuk melakukan latihan tembakan langsung."

McCarthy akan menjamu Tsai di Perpustakaan Kepresidenan Ronald Reagan di Simi Valley, California.

Tsai, 66, melakukan perjalanan 10 hari ke Amerika Tengah sejak Rabu minggu lalu.

Dia pertama kali transit di New York sebelum terbang ke Guatemala dan Belize di Amerika Tengah, dua negara tersebut di antara 13 negara yang memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan.

Beijing telah berjanji untuk "dengan tegas mempertahankan integritas teritorial" terhadap kontak resmi antara Taiwan dan AS.

Taipei bersikeras bahwa kemerdekaannya sudah diraih sejak 1949 dan memiliki hubungan diplomatik penuh dengan 13 sekutu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.