Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bayi Baru Lahir Caesar Harus Segera Diberikan ASI, Ini Alasannya

📅 Kamis, 06 Apr 2023, 11:19 WIB | Oleh:
Bayi Baru Lahir Caesar Harus Segera Diberikan ASI, Ini Alasannya Doc: Independent.ie
Ket. Ilustrasi

Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi, Ariani Dewi Widodo mengatakan, bayi yang baru lahir secara caesar harus segera diberikan ASI. Ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi mikrobiota ususnya.

"Terdapat ketidakseimbangan bakteri di usus atau disbiosis pada anak yang lahir secara caesar," kata Ariani dalam sebuah webinar kesehatan, dikutip dari Antara, Kamis (6/4).

Ini artinya, komposisi bakteri berbahaya lebih tinggi, sedangkan bakteri baik lebih sedikit daripada anak kelahiran normal atau pervaginaam.

Disbiosis usus pada anak yang lahir secara caesar akan meningkatkan risiko masalah kesehatan di masa depan terutama pada imunitas dan tumbuh kembangnya.

Sehingga, komposisi mikrobiota yang seimbang diperlukan untuk pengembangan toleransi kekebalan. Oleh karena itu, guna memperbaiki kondisi mikrobiota usus, maka bayi harus cepat-cepat diberikan ASI yang mengandung probiotik.

"Pemberian ASI akan memberikan probiotik dalam jumlah yang banyak kepada bayi sehingga paling tidak meskipun lahir caesar, memperbaiki kerugian yang terjadi akibat tanpa pemberian probiotik," ujar Ariani.

ASI juga mengandung prebiotik yang juga makanan probiotik sehingga diharapkan prebiotik dan probiotik dapat berkembang dengan baik dan seimbang jumlahnya.

Ariani juga menekankan pentingnya ibu dan bayi menjalani inisiasi menyusu dini atau IMD sesaat setelah bayi lahir. IMD merupakan proses bayi menyusu segera setelah dilahirkan dengan membiarkan dia mencari puting susu ibunya sendiri.

"Saat IMD yang penting bukan bayi berhasil menyusu tetapi ada skin to skin contact antara ibu dan bayi yang biasanya akan meningkatkan keberhasilan menyusui," ucapnya.

"Kalau bayi tidak bisa mendapatkan ASI, untuk mengggantikan probiotik dan prebiotik, kita bisa berikan suplementasi," tambahnya.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), IMD diawali dengan meletakkan bayi di atas perut ibunya. Apabila bayi lahir secara caesar, maka diletakkan di atas dada ibu.

Keringkan bayi mulai dari muka, kepala, dan bagian tubuh lainnya kecuali kedua tangannya karena bau cairan amnion pada tangan bayi akan membantunya mencari puting ibu yang mempunyai bau yang sama.

Maka agar baunya tetap ada, dada ibu juga tidak boleh dibersihkan. Kemudian, saat mengeringkan tubuh bayi, tidak perlu sampai menghilangkan verniks atau lapisan pelindung kulit bayi yang mirip seperti lemak, karena verniks dapat berfungsi sebagai penahan panas pada bayi.

Setelah tali pusat dipotong dan diikat, tengkurapkan bayi di atas perut ibu dengan kepala bayi menghadap ke arah kepala ibunya. Apabila ruang bersalin dingin, maka berikan selimut yang akan menyelimuti ibu dan bayinya, dan kenakan topi pada kepala bayi.

Setelah 12 hingga 44 menit bayi akan mulai bergerak dengan menendang, menggerakkan kaki, bahu dan lengannya. Stimulasi ini akan membantu uterus untuk berkontraksi.

Meskipun kemampuan melihatnya terbatas, bayi dapat melihat areola mammae yang berwarna lebih gelap pada sekeliling puting payudara dan bergerak menuju ke sana. Bayi akan membentur-benturkan kepalanya ke dada ibu. Ini merupakan stimulasi yang menyerupai pijatan pada payudara ibu.

Bayi kemudian mencapai puting dengan mengandalkan indera penciuman dan dipandu oleh bau pada kedua tangannya. Bayi akan mengangkat kepala, mulai mengulum puting, dan mulai menyusu. Hal tersebut dapat tercapai antara 27 - 71 menit.

Pada saat bayi siap untuk menyusu, menyusu pertama berlangsung sekitar 15 menit dan setelah selesai, selama dua hingga 2,5 jam berikutnya tidak ada keinginan bayi untuk menyusu. Selama menyusu bayi akan mengkoordinasi gerakkan menghisap, menelan, dan bernapas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.