Tindak Tegas, Bareskrim Polri Ungkap 13 Kasus Narkoba
📅 Rabu, 05 Apr 2023, 23:19 WIB | Oleh: Tim PenulisBerdasarkan pemantauan dari Bea Cukai Soekarno Hatta dan Subdit IV mengindikasikan ada salah satu orang yang keluar masuk Indonesia dalam satu bulan sebanyak tujuh kali yang menimbulkan kecurigaan.
"Saat dilakukan pengamatan dan penggeledahan ternyata tersangka ini melakukan penyeludupan dengan menggunakan modus operandibody wrapping(membungkus tubuh)," papar Hanny.
Pelaku menyeludupkan satu kilo sabu dengan modusbody wrapping, dibagi dalam tiga bagian, satu bagian di betis kaki kanan kiri, satu lagi di simpan di celana dalam (selangkangan).
"Sehingga pelaku mampu membawa satu kilo sabu tanpa terdeteksi oleh metal detektor," kata Hanny.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari hasil pengembangan kasus tersebut, terungkap bahwa sabu-sabu yang diseludupkan oleh tersangka dikendalikan oleh dua orang warga binaan di Lapas Gunung Sindur.
Kasus kedua yang diungkap Subdi IV adalah upaya penyeludupan narkoba dari Malaysia melalui Bengkalis, berupa sabu 10 kg, dan ekstasi 4.000 butir. Yang menariknya, pembungkus sabu 10 kg menggunakan bungkus kopi dari Ethiopia.
Kemudian kasus yang ketiga, peredaran sabu cair yang dikirim lewat salah satu jasa ekspedisi. Dari pengungkapan ini ditangkap satu tersangka perempuan dengan barang bukti sabu cair sebanyak 10 botol.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ketika kami lakukan penggeledahan di rumah tersangka ternyata peralatan untuk mengolah sabu cair itu menjadi padat. Jadi modus nya adalah meloloskan pemeriksaan dari bentuk fisik padat menjadi cair. kemudian di proses di Cimanggis, sebagai kitchen lab," tutur Kasubdit IV Kombes Pol. Gembong Yudha.
Subdit V mengungkap jaringan dari Afrika, menangkap ZND warga negara Afrika Selatan, yang menyeludupkan narkoba ke Indonesia dengan menggunakan koper dibawa melalui pesawat Ethiophian Airlines.
ZND merupakan kurir yang diperintah oleh seseorang, dengan jaringan terputus. Tersangka dicurigai saat keluar dari bandara tanpa membawa tas koper miliknya yang telah modifikasi untuk menyimpan narkoba.
"Koper sudah dirancang bagian depannya untuk menyimpan sabu yang sudah dibentuk sebanyak tiga kilo, dibuat pipih untuk disimpan di bagian depan koper," kata Kasubdit VI Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!