Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Akselerasi Kebijakan Efisiensi Energi

📅 Rabu, 05 Apr 2023, 08:08 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemerintah Akselerasi Kebijakan Efisiensi Energi Doc: istimewa

JAKARTA-Pemerintah terus mendorong efisiensi energi di berbagai sektor. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta negara-negara kawasan Asean bersama-sama meningkatkan efisiensi energi, termasuk memacu pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT).

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan, di bawah pengawasan ASEAN Plan of Action for Energy Cooperation (APAEC), negara-negara Asean berkomitmen meningkatkan efisiensi energi di berbagai sektor.

"Negara Asean telah menetapkan target penurunan intensitas energi sebesar 32 persen pada 2025, di mana kita telah mencapai 23,8 persen pada 2020, menyoroti perlunya upaya lebih lanjut untuk mencapai target pada 2025 nanti," ujar Dadan saat membuka Asean Energy Efficiency Workshop di Tangerang, Senin (3/4).

Dadan menyampaikan, sektor industri menyumbang permintaan energi terbesar di Asean yakni sebesar 146,2 juta ToE atau 38,6 persen dari total konsumsi energi finasl Asean pada 2020, bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi digital, permintaan energi untuk pusat data meningkat secara substansial.

"Kita harus menerapkan langkah-langkah efisiensi energi pada sektor industri, khususnya di industri padat energi seperti semen, baja, kimia, dan petrokimia. Implementasi manajemen energi di sektor industri dapat mengurangi konsumsi energi, minimal 5 persen dengan investasi biaya yang rendah dan dapat mengurangi lebih banyak lagi dengan investasi lebih lanjut pada efisiensi energi," tandas Dadan.

Selain itu, Dadan juga mengatakan pesatnya pertumbuhan data center perlu disikapi dengan mengadopsi green data center di kawasan melalui konservasi energi.

Setelah sektor industri, sektor transportasi menempati urutan kedua pemanfaatan energi di seluruh negara-negara Asean. Dalam mengatasi tantangan tersebut, perlu diterapkan kebijakan dan langkah-langkah untuk mengejar Net Zero Emission (NZE) di sektor transportasi, di antaranya adalah penerapan standar penghematan bahan bakar yang sejalan dengan Asean Fuel Economy Roadmap 2018-2025 serta pengembangan ekosistem Electric Vehicle (EV) di kawasan Asean.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.