Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sering Ngantuk saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasinya, Segar Sepanjang Hari

📅 Senin, 03 Apr 2023, 15:07 WIB | Oleh:
Sering Ngantuk saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasinya, Segar Sepanjang Hari Doc: Shutterstock
Ket. Ilustrasi

Rasa ngantuk seringkali menghantui saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Kondisi tersebut wajar terjadi lantaran adanya pergeseran ritme sirkadian.

Selama bulan puasa, umumnya terjadi perubahan waktu makan dan waktu tidur. Kebanyakan orang biasanya tidur larut malam dan bangun sebelum subuh untuk makan sahur.

Perubahan pola tidur ini dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan dan membuat puasa menjadi lebih menantang. Oleh karena itu, para dokter telah mendesak warga untuk memastikan konsistensi dalam rutinitas Ramadhan mereka.

"Pola tidur menjadi terganggu selama puasa karena orang mengubah pola makan dan minum mereka di sore dan malam hari. Pergeseran ini memengaruhi hormon ritme sirkadian, menyebabkan gangguan tidur dan menurunkan kualitas tidur," kata Dr Brian England, Chiropractor dan ahli kedokteran fungsional di pusat pengobatan integratif Wellth, dikutip dari Gulf News, Senin (3/4).

Sementara itu, Dr Vaishal Shah di Cleveland Clinic Sleep Disorders Center menyebut penting untuk menjaga kualitas tidur. Ini bertujuan agar puasa tetap berjalan lancar.

"Sudah umum diketahui bahwa tubuh kita berfungsi lebih baik ketika cukup tidur dengan kualitas yang baik, tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa tidur juga memengaruhi tingkat rasa kenyang dan lapar kita. Menurut penelitian ini, kurang tidur sebagian dikaitkan dengan perubahan hormon pengatur nafsu makan leptin dan ghrelin, yang bisa membuat puasa lebih menantang," ucapnya.

Penelitian juga menunjukkan bahwa tanpa kualitas tidur yang cukup dan konsisten, orang lebih rentan terhadap infeksi secara umum, yang kemudian membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih. Kemudian ada efek limpahan yang memengaruhi kesehatan jantung, suasana hati, memori, dan fungsi kognitif. Selain itu, kurang tidur dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Cara Meningkatkan Kualitas Tidur
Kabar baiknya adalah Anda dapat mengupayakan kualitas tidur yang lebih baik selama bulan suci. Meskipun sering kali sulit untuk menjadwalkan tidur selama tujuh hingga sembilan jam yang dibutuhkan orang dewasa, Anda dapat meningkatkan kualitas tidur dengan beberapa langkah sederhana.

Menurut Dr Shah, ada tiga faktor yang mendasari kualitas tidur yakni jadwal tidur, periode tidur tanpa gangguan, dan kebersihan tidur.

1. Atur Jadwal Tidur

Langkah pertama untuk memastikan tidur yang berkualitas adalah menjaga waktu tidur dan bangun yang konsisten. Hal ini membantu mengatur ritme sirkadian, dan mendorong tidur yang memulihkan.

Disarankan untuk membagi jam tidur yang dibutuhkan menjadi beberapa sesi. Ketika melakukan hal ini, Dr Shah menyarankan agar setiap orang memastikan satu periode tidur terus menerus yang lebih lama dan konsisten, setidaknya lima hingga enam jam. Sesi lainnya dapat digunakan untuk memenuhi jam tidur yang dibutuhkan.

"Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur dan menderita kualitas tidur yang buruk mendapat manfaat dari tidur siang selama setidaknya 45 menit dan memiliki kinerja kognitif dan fisik yang lebih baik daripada orang yang tidak tidur siang atau tidur siang dengan durasi yang lebih pendek," ujar Dr Shah.

2. Matikan Layar Gadget

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

16 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.