Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Intip Burung Maleo di TN Bogani Nani Wartabone

📅 Sabtu, 01 Apr 2023, 06:30 WIB | Oleh:
Intip Burung Maleo di TN Bogani Nani Wartabone Doc: Istimewa

Bagi yang ingin menjelajahi hutan perawan Sulawesi bagian utara, Kabupaten Bone Bolango di Provinsi Gorontalo bisa menjadi tujuan. Di tempat ini terdapat Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) yang memiliki luas 82.008,757 hektare.

TNBNW yang berada di Bone Bolango tepatnya berada di Kecamatan Suwawa dan Kecamatan Bonepantai. Nama Taman Nasional Bogani Nani Wartabone yang sedikit rumit bagi orang luar. Ternyata namai ini diambil dari seorang pahlawan yang berasal dari Provinsi Gorontalo yaitu H Nani Wartabone yang hidup antara 30 April 1907 - 3 Januari 1986.

TNBNW terletak pada ketinggian antara 50 - 1.900 mdpl dan areanya membentang dari barat ke timur dan dikelilingi oleh lembah-lembah yang sempit dan lereng bukit yang terjal. Di sini mengalir sekitar 20 sungai yang menjadi sumber air bagi kehidupan sehari-hari masyarakat disekitarnya.

Area TNBNW cukup penting secara ekologis karena menjadi wilayah tangkapan air serta sumber air yang utama bagi wilayah sekitar Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, dan Kabupaten Bolaang Mongondow (Sulawesi Utara). Selain itu taman nasional ini menjadi tempat konservasi bagi beraneka ragam kekayaan flora dan fauna dari berbagai spesies.

Berada di garis imajiner Wallace, Sulawesi merupakan tempat bertemunya margasatwa dan tumbuhan khas dari daratan Asia dan Australia. Inilah mengapa kawasan ini menyimpan kekayaan hayati endemik dan unik yang hanya hidup di taman nasional tersebut.

Laman boganinaniwartabone.org menyebut terdapat 331 jenis vegetasi hutan (pohon, palem, paku, memiliki 400 jenis pohon, 241 jenis tumbuhan tinggi, 120 jenis epifit, 100 jenis tumbuhan lumut, dan 90 jenis tanaman obat-obatan.

Terdapat juga 24 jenis anggrek termasuk famili orchidaceae (anggrek putri). Tumbuhan endemic kawasan ini adalah Palem Matayangan (Pholidocarpus ihur), Kayu Besi (Intsia spp.), Kayu Hitam (Diospyros celebica), Kayu Kuning (Arcangelisia flava), dan Bunga Bangkai (Amorphophallus campanulatus).

Faunanya juga cukup banyak, memiliki 206 jenis burung (aves), 36 jenis mamalia, 40 jenis reptilia, 13 jenis amfibia, 200 jenis kupu-kupu (Lepidoptera Rhopalocera), 1.395 jenis kepik (Hemiptera), 128 jenis laba-laba (Arachnida), 16 jenis capung (Odonata), 19 jenis belalang (Orthoptera: Acridoidea), dan 25 jenis ikan air tawar.

Ada 24 spesies mamalia, 125 spesies unggas, 11 spesies reptilia, 2 spesies amfibia, 38 spesies kupu-kupu, 200 spesies kumbang dan 19 spesies ikan. Sebagian besar satwa yang ada merupakan satwa khas/endemik pulau Sulawesi yang khas.

Monyet hitam/yaki (Macaca nigra nigra), monyet dumoga bone (Macaca nigrescens), tangkasi (Tarsius spectrum spectrum), musang Sulawesi (Macrogalidia musschenbroekii), anoa besar (Bubalus depressicornis), anoa kecil (Bubalus quarlesi), dan babirusa (Babyrussa celebensis) adalah beberapa contoh satwa endemik itu.

Satwa terbang yang menjadi maskot taman nasional adalah maleo (Macrocephalon maleo), dan kelelawar bone (Boneia bidens) merupakan satwa endemik taman nasional ini. Ukuran badan burung maleo hampir sama dengan ayam, namun telurnya 6 kali berat telur ayam.

Keunikan lain maleo menetaskan telur dengan meletakkannya di dalam tanah atau pasir sedalam 30-40 sentimeter yang berdekatan dengan sumber air panas. Keluarnya anak maleo dari dalam tanah, larinya anak maleo ke alam bebas atau mengintip induknya yang sedang menggali lubang, merupakan salah satu atraksi satwa yang menarik bagi para wisatawan.

Pengamatan maleo dapat dilakukan di Sanctuary Maleo Hungayono di Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Kabupaten Bone Bolango. Lokasi tersebut berupa alam hutan primer yang indah dan sejuk, padang alang-alang, dan gua kapur.

Di sini aktivitas yang dapat dilakukan adalah mengamati perilaku burung maleo pada saat bertelur, mencari telur burung maleo, memindahkan telur yang diperoleh ke bak penetasan dan melepasliarkan anakan burung maleo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.