Fenomena Loud Luxury Versus Quiet Luxury, Apa Bedanya?
📅 Jumat, 31 Mar 2023, 15:30 WIB | Oleh: SulianaSalah satu tokoh yang terkenal mencintai quiet luxury adalah Mark Zuckerberg. Pendiri Facebook itu merupakan salah satu pecinta quiet luxury. Siapa yang tak tahu tren berpakaian Zuckerberg yang kerap dikritik karena hanya mengenakan kaos dan celana denim kasual.
Dalam urusan fashion, miliarder itu kerap dikritik karena mengenakan pakaian yang tidak mencerminkan kekayaannya. tetapi yang tidak diketahui banyak orang adalah bahwa banyak kaosnya dibuat khusus oleh Brunello Cuccinelli dan dijual seharga sekitar US$400 atau sekitar Rp6 juta rupiah hanya untuk sebuah kaos polos.
Meski begitu, bukan berarti pengguna produk loud luxury membutuhkan pembuktian secara sosial dan pengguna quiet luxury adalah orang kaya sesungguhnya. semuanya tentu kembali ke preferensi gaya setiap orang yang berbeda-beda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!