Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Washington ke Beijing: Jangan Gunakan Kunjungan Tsai sebagai Dalih

📅 Kamis, 30 Mar 2023, 14:23 WIB | Oleh:
Washington ke Beijing: Jangan Gunakan Kunjungan Tsai sebagai Dalih Doc: Freshnewsasia
Ket. Bendera As dan Tiongkok.

WASHINGTON - Gedung Putih mendesak Tiongkok pada Rabu (29/3) untuk tidak menggunakan persinggahan "normal" Presiden Taiwan di Amerika Serikat sebagai dalih untuk meningkatkan aktivitas agresif terhadap Taiwan.

Dikutip dari Freshnewsasia, juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan kepada wartawan bahwa kedatangan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen di Amerika Serikat adalah yang terbaru dari serangkaian transit rutin.

"Republik Rakyat Tiongkok seharusnya tidak menggunakan persinggahan Tsai sebagai dalih untuk meningkatkan aktivitas apapun di sekitar selat Taiwan," katanya.

"Kami sadar bahwa keadaan sedang tegang saat ini" antara AS dan Tiongkok , kata Kirby, tetapi dia mendesak Beijing untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka.

Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai miliknya dan telah berjanji untuk membawa pulau itu di bawah kendalinya, jika perlu dengan kekerasan.

Di Taipei, Direktur Jenderal Biro Keamanan Nasional Taiwan Tsai Ming-yen pada Kamis (30/3) mengatakan, persinggahan seperti itu telah terjadi selama bertahun-tahun.

"Taiwan memiliki hak untuk berkomunikasi dengan komunitas internasional selama proses ini. Saya harap komunis Tiongkok tidak bereaksi berlebihan," katanya kepada wartawan.

Kirby mengatakan Washington masih ingin menjadwal ulang perjalanan ke Beijing oleh Menteri Luar Negeri Antony Blinken yang ditunda ketika balon mata-mata Tiongkok yang dicurigai melewati Amerika Serikat dan ditembak jatuh oleh jet tempur AS.

Tsai singgah melalui New York dan Los Angeles sebagai bagian dari perjalanannya ke dan dari Guatemala dan Belize, dan kembali ke Taipei pada 7 April.

Ini adalah persinggahan ke AS yang pertama Tsai sejak 2019 dan ketujuh sejak menjabat sebagai presiden Taiwan pada 2016 yang diperkirakan akan melakukan pertemuan dengan Ketua DPR AS Kevin McCarthy di Los Angeles sekembalinya dari Amerika Tengah bulan depan.Pertemuan itu akan menjadi pertemuan pertama di AS antara seorang ketua DPR dan seorang pemimpin Taiwan, dan rencana tersebut telah membuat marah Beijing.

Tiongkok menanggapi kunjungan mantan Ketua DPR Nancy Pelosi Agustus lalu ke Taiwan dengan latihan perang besar-besaran di sekitar pulau itu.

Persinggahan Tsai akan terjadi saat hubungan AS dengan Tiongkok berada pada kondisi terburuk sejak Washington menormalisasi hubungan dengan Beijing pada 1979 dan mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taipei.

Taiwan adalah masalah teritorial Tiongkok yang paling sensitif dan perebutan dengan Washington, yang, seperti kebanyakan negara, hanya mempertahankan hubungan tidak resmi dengan Taipei.Namun, pemerintah AS diharuskan oleh undang-undang federal untuk menyediakan Taiwan sarana untuk mempertahankan diri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.