Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Terancam Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

📅 Selasa, 28 Mar 2023, 06:53 WIB | Oleh:
Indonesia Terancam Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Doc: ANTARA/Fikri Yusuf
Ket. Tinjau Stadion I Delegasi FIFA meninjau Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar, Bali, Senin (27/3). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kesiapan Stadion Kapten I Wayan Dipta sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada Mei 2023.

JAKARTA - Indonesia terancam batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Situasi tersebut menyusul penolakan Israel U-20 bermain di Indonesia oleh sejumlah pihak di Tanah Air. Potensi itu menguat menyusul pembatalan drawing atau undian grup yang seharusnya berlangsung Jumat (31/3) di Bali.

Federasi sepakbola internasional (FIFA) dilaporkan mulai mempertimbangkan untuk menggelar Piala Dunia U-20 2023 di negara lain. FIFA disebut-sebut sudah punya sejumlah nama negara pengganti. Qatar, Peru, dan Argentina dikabarkan sudah siap menggantikan Indonesia.

Menurut sebuah sumber, FIFA sudah melayangkan surat untuk membatalkan penetapan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA U-20 2023. PSSI langsung berkoordinasi dengan pemerintah menyikapi situasi dan kondisi yang terjadi.

Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali mengatakan prihatin dengan situasi yang terjadi. "Setahu saya cuma pembatalan drawing babak penyisihan grup, bukan pembatalan sebagai tuan rumah," ujar Akmal. Dia sangat menyayangkan penolakan secara mendadak oleh Gubernur Bali I Wayan Koster untuk drawing tersebut yang rencananya dilakukan di wilayahnya.

Pernyataan politik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menurut Akmal, juga makin memperkeruh situasi. "Seharusnya para politikus tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang merugikan kita sebagai tuan rumah," sambungnya.

"Terlebih lagi penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20 2023 tinggal sebentar lagi. Sebab sportivitas olahraga tak bisa dicampur aduk dengan masalah politik," tandas Akmal.

Untuk sanksi lebih lanjut dari FIFA menurut Akmal belum bisa dipastikan. Tapi masa depan olahraga Indonesia, terutama sepak bola, akan sangat suram dan terkucilkan dari pergaulan olahraga dunia. Hingga Senin sore, belum ada pernyataan resmi FIFA terkait posisi Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Sementara itu, Plt Menpora Muhadjir Effendy mengatakan Ketua Umum PSSI Erick Thohir akan berangkat ke Zurich, Swiss, untuk berbicara dengan FIFA.

"Kita belum sejauh pembatalan Indonesia jadi tuan rumah. Kita berharap ada perubahan sikap dari FIFA dan mencoba mengakomodasi berbagai penolakan dari dalam negeri. Semoga tidak ada kemungkinan buruk. Semua kemungkinan baik yang diharapkan," ujar Muhadjir. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
JD Vance Tunda Perjalanan k...

Bulog Timika: Stok Beras Aman hingga Lima Bulan ke Depan

45 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Bulog Timika: Stok Beras Am...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.